Pemko juga memastikan bahwa warga yang kehilangan rumah dan mengalami kerusakan berat sudah mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Untuk warga yang mendapatkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp 600 ribu dari BNPB, Pemko Sibolga juga memberikan bantuan sembako minimal satu bulan sekali," jelasnya.
Syukri juga memberikan penjelasan mengenai penumpukanbantuan yang terekam dalam video tersebut.
Ia mengatakan bahwa bantuan dari bulan Desember tahun lalu masih belum habis dibagikan, sehingga pihaknya memprioritaskan distribusi bantuan tersebut terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan bantuan dari Januari.
"Bantuan makanan dalam video itu berasal dari Januari. Sementara bantuan yang dari Desember saja belum habis. Kami harus menghabiskan yang Desember terlebih dahulu, baru kemudian yang Januari, agar bantuan yang disalurkan tercatat dengan tepat dan akurat," jelas Wali Kota Sibolga.*