BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Kepala Dusun Banda Gampong Lam Lumpu Geram: "Pembuang Sampah Sembarangan Bukan Manusia!"

T.Jamaluddin - Selasa, 24 Maret 2026 08:59 WIB
Kepala Dusun Banda Gampong Lam Lumpu Geram: "Pembuang Sampah Sembarangan Bukan Manusia!"
Sampah liar di sepanjang Jalan Lintas Sp Rima- Ule Lheu, Dusun Banda Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Aceh Besar. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR - Kepala Dusun Banda Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Aceh Besar, Syamsir Harahap, meluapkan kemarahan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan di kawasan Dusun Banda Gampong Lam Lumpu.

Kemarahan ini muncul setelah Syamsir, bersama dua rekannya, Pak Yus dan Pak Amir, berhasil mengamati para pelaku pembuangan sampah liar di sepanjang Jalan Lintas Sp Rima- Ule Lheu pada pagi subuh, Selasa, 24 Maret 2026.

Dalam pernyataan yang penuh emosi, Syamsir menyebut bahwa tindakan pembuangan sampah sembarangan tersebut menunjukkan perilaku yang tidak manusiawi.

Baca Juga:

"Yang buang sampah disini seperti binatang, bukan manusia yang punya akal dan budi pekerti," ujar Syamsir.

"Sisa makanan yang bisa dinikmati malah dibuang begitu saja. Selain mencemari lingkungan, aroma tak sedap juga dirasakan oleh warga sekitar dan pengguna jalan."

Syamsir, yang merasa sudah berulang kali mengingatkan warganya, juga menyampaikan kekecewaannya atas ketidakpedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

"Beberapa hari yang lalu masyarakat bergotong-royong membersihkan, tapi begitu malam tiba, sampah kembali menumpuk. Ini kan seperti kebiasaan hewan, bukan manusia," lanjutnya dengan nada yang semakin tinggi.

Syamsir juga menegaskan bahwa Islam mengajarkan pentingnya hidup bersih.

"Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan. Kita hidup di bawah aturan Syariat Islam, tetapi kenapa masih ada oknum yang tidak bisa menahan diri dan membuang sampah sembarangan?" tegasnya.

"Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga soal nilai-nilai moral yang seharusnya kita junjung."

Pak Amir, tokoh masyarakat setempat, juga menyuarakan kekecewaannya.

"Kami sangat kecewa dengan perilaku warga yang masih membuang sampah di tempat umum. Bayangkan jika sampah itu dibuang tepat di depan rumah kita. Bagaimana bau tidak sedap yang harus kita hirup?" ujar Pak Amir.

"Seharusnya kita, sebagai umat yang baru saja menjalani puasa, bisa membersihkan hati dan perilaku kita. Bukannya malah menambah masalah untuk orang lain."

Salah satu saksi mata, Pak Tarjo, yang kebetulan sedang berjalan pagi sekitar pukul 05.30 WIB, melaporkan bahwa ia melihat sebuah becak dan sepeda motor yang datang dari arah Lam Lumpu Lhok membawa sampah.

"Sampah itu dibuang begitu saja di jalan," ungkap Pak Tarjo.

"Tindakan seperti ini sudah jelas merugikan banyak pihak."

Pantauan Bitvonline di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang semakin banyak di lokasi tersebut.

Belum ada tanda-tanda penanganan dari pihak terkait, dan hal ini mulai memicu kemarahan warga sekitar.

"Jika kami kedapatan lagi melihat orang buang sampah di sini, kami akan langsung menangkap mereka dan menyerahkan ke pihak berwajib," kata Pak Yus dengan nada tegas.

Masyarakat sudah mulai memajang tulisan bernada amarah yang berbunyi, "KON TANOH YAH KAH BEK KABOH BRO HINAU, ANEUK BAJEUNG, Jangan kamu buang sampah disini, bukan tanah ayah kamu. Anak Haram Jadah!"

Tulisan ini menggambarkan tingkat emosi yang tinggi dari warga yang merasa dirugikan oleh kelakuan oknum tersebut.

Warga berharap pihak aparat terkait segera membersihkan lokasi sampah liar tersebut dan memberikan sanksi bagi pelaku pembuangan sampah sembarangan.

"Kami juga meminta kepada para pembuang sampah untuk sadar dan tidak membuat orang lain berdosa hanya karena kelalaian mereka," ujar Pak Yus menutup percakapan.

Dengan ketegasan dari masyarakat dan kepala dusun, diharapkan masalah pembuangan sampah sembarangan di Dusun Banda Gampong Lam Lumpu segera teratasi.

Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Selasa 24 Maret 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Kapolda Aceh Gelar Silaturahmi Forkopimda di Hari Raya Idul Fitri, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Aceh
Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
Ribuan Warga Banda Aceh Padati Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman
Momen Prabowo Salat Id di Huntara Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Turut Mendampingi
Pemulihan Banjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Prabowo: Semua Warga Sudah Tidak Lagi di Tenda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru