BREAKING NEWS
Kamis, 25 Juni 2026

58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang

Nurul - Rabu, 03 Juni 2026 16:47 WIB
58 Huntara Korban Banjir di Aceh Utara Rusak Diterjang Angin Kencang
Sebanyak 58 unit hunian sementara yang ditempati korban banjir di Kabupaten Aceh Utara mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut, Selasa (2/6/2026) sore. (Foto: Dok. bpba.acehprov)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH UTARA - Sebanyak 58 unit hunian sementara (Huntara) yang ditempati korban banjir di Kabupaten Aceh Utara mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut, Selasa (2/6/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun puluhan keluarga terdampak harus menghadapi kerusakan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), kerusakan huntara terjadi di sejumlah desa dalam Kecamatan Langkahan, yakni Desa Rumoh Rayeuk, Buket Linteung, Geudumbak, dan Langkahan.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, mengatakan dari total 58 unit huntara yang terdampak, sebagian mengalami kerusakan berat hingga ringan.

Baca Juga:

"Di Desa Rumoh Rayeuk terdapat 36 unit huntara terdampak, terdiri atas 11 unit rusak berat, 20 unit rusak sedang, dan 5 unit rusak ringan," kata Bahron dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Selain itu, di Desa Buket Linteung, tepatnya di Dusun Leubok Meuku, tercatat tujuh unit huntara mengalami rusak berat. Satu unit tempat ibadah di kawasan tersebut juga dilaporkan ikut terdampak akibat terjangan angin.

Sementara di Desa Geudumbak, sebanyak 10 unit huntara mengalami kerusakan dengan rincian empat unit rusak berat, empat unit rusak sedang, dan dua unit rusak ringan.

Sedangkan di Desa Langkahan, lima unit huntara dilaporkan mengalami kerusakan ringan.Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara langsung turun ke lokasi usai kejadian untuk membantu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat angin kencang.

Saat ini, jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan oleh pemerintah setempat. Warga juga telah mengevakuasi barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman guna mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk susulan.

BPBA mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi selama masa peralihan musim.

"Cuaca saat ini mulai membaik, namun masyarakat diminta tetap waspada karena potensi angin kencang dan hujan lebat dapat terjadi sewaktu-waktu," ujar Bahron.

Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi guna memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.*

(ds/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Lazismu Aceh Tengah Salurkan Qurban untuk Penyintas Bencana di Hunian Sementara Desa Burlah
Gubernur Sumut Bobby Nasution Salat Iduladha di Binjai, Kurban Difokuskan untuk Korban Bencana
Pemerintah Percepat Huntap di Aceh-Sumut-Sumbar, Tito: Penyintas Jangan Terlalu Lama di Huntara
Satgas PRR Percepat Pembangunan Sumur Bor dan MCK, Akses Air Bersih Penyintas Capai 1.500 Titik
Pemerintah Klaim 19 Ribu Huntara Pascabencana Sumatera Rampung, Ribuan Huntap Masih Diproses
Pembangunan Huntap Penyintas Bencana di Sumatera Capai 357 Unit, Naik 43 Persen dalam Tiga Hari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru