BREAKING NEWS
Senin, 25 Mei 2026

Pemerintah Percepat Huntap di Aceh-Sumut-Sumbar, Tito: Penyintas Jangan Terlalu Lama di Huntara

Raman Krisna - Senin, 25 Mei 2026 07:10 WIB
Pemerintah Percepat Huntap di Aceh-Sumut-Sumbar, Tito: Penyintas Jangan Terlalu Lama di Huntara
Huntap di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, yang dibangun Kemenko Polkam. (Foto: dok. Satgas PRR/Kemenko Polkam)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 2026. Langkah itu dilakukan agar para penyintas tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara (huntara) dan segera mendapatkan kepastian tempat tinggal permanen.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas SatgasPRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan pembangunan huntap menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renduk) yang saat ini tengah disiapkan pemerintah.

"Di 2026 pasti hal-hal prioritas misalnya adalah pembangunan huntap supaya (penyintas) jangan terlalu lama di huntara. Kalau semakin lama di huntara, huntap belum terbangun, nanti akan menjadi masalah kepastian bagi masyarakat yang rumahnya hilang dan rusak berat," kata Tito saat memimpin rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terdampak di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga:

Menurut Tito, masyarakat terdampak bencana membutuhkan kepastian agar dapat kembali menjalani kehidupan normal di hunian tetap mereka sendiri. Pemerintah juga ingin memastikan masa tinggal korban bencana di huntara tidak berlangsung terlalu lama.

Berdasarkan data Satgas PRR per 24 Mei 2026, pembangunan huntap di tiga provinsi terdampak terus berjalan. Dari total rencana pembangunan sebanyak 39.335 unit huntap, sebanyak 1.110 unit saat ini dalam tahap pembangunan dan 364 unit telah selesai dibangun.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding data 11 Mei 2026 yang mencatat sebanyak 357 unit huntap selesai dibangun.

Aceh menjadi daerah dengan kebutuhan huntap terbesar, yakni mencapai 28.910 unit. Saat ini sebanyak 758 unit sedang dalam proses pembangunan dan 115 unit telah rampung.

Sementara itu, di Sumatera Utara kebutuhan huntap tercatat sebanyak 7.601 unit. Sebanyak 297 unit kini dalam tahap pembangunan dan 227 unit telah selesai dibangun.

Adapun di Sumatera Barat, kebutuhan huntap mencapai 2.824 unit. Hingga 24 Mei 2026, sebanyak 55 unit sedang dibangun dan 22 unit telah selesai dikerjakan.

Pembangunan huntap melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kemenko Polkam, Polri, hingga sejumlah institusi kemasyarakatan.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas PRR, Amran, mengatakan pembangunan huntap membutuhkan waktu lebih panjang dibanding pembangunan huntara karena pemerintah ingin memastikan kualitas bangunan aman dan layak untuk ditempati dalam jangka panjang.

"Huntap ini memang punya tahapan yang agak panjang untuk menjamin kualitas tempat tinggal karena sebagai hunian tetap, tidak bisa langsung kita paksakan untuk tuntas dalam waktu dekat seperti halnya huntara," ujar Amran di Jakarta, Rabu (6/5/2026).*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cuaca Aceh Hari Ini: Hujan Ringan Guyur Aceh Tengah hingga Lhokseumawe
SMAN 7 Banda Aceh Borong 5 Emas di WYIE 2026 Kuala Lumpur, Raih Special Award
Prabowo: Pemerintah Prioritaskan Proyek Produktif, Pembangunan Kantor Ditunda
Dubes RI di Arab Saudi Apresiasi Kesiapan Haji 2026, Sebut Sistem Komando Makin Baik
5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli 2026, Perkuat Konektivitas Pascabencana
Cuaca Aceh Hari Ini: Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Ringan, Gayo Lues Cerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru