8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
BANDA ACEH – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh masih menyelidiki dugaan ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue.
Insiden tersebut menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar dan kini dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh.
Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian untuk mencari penyebab pasti insiden tersebut.Baca Juga:
Polisi juga mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi di lapangan.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasatreskrim Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan dugaan awal ledakan terjadi di ruang Auxiliary Engine kamar mesin kapal.
Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan teknis lebih lanjut.
"Dugaan ledakan berasal dari ruang Auxiliary Engine yang menyebabkan 15 orang mengalami luka bakar, tetapi penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan," ujar Kompol Miftahuda, Jumat (12/6/2026).
Dalam proses olah TKP, petugas melakukan dokumentasi, pemeriksaan sistem mesin, serta analisis komponen di sekitar lokasi yang diduga menjadi sumber ledakan.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk menyusun kronologi lengkap kejadian.
Sementara itu, para korban telah dievakuasi dan mendapat perawatan intensif di RSZA Banda Aceh.
Pihak rumah sakit terus memantau kondisi seluruh korban yang mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Proses investigasi, kata polisi, akan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan pihak-pihak terkait di bidang keselamatan pelayaran.
Diketahui, KMP Aceh Hebat 2 baru tiba dari Pelabuhan Balohan, Sabang, sebelum insiden terjadi sekitar pukul 10.45 WIB.
Setelah kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, para taruna dari Politeknik Pelayaran Malahayati melaksanakan praktik lapangan di ruang mesin kapal.
Saat kegiatan pengenalan peralatan berlangsung, terjadi dugaan ledakan pada sistem hidrolik pintu sekat kamar mesin yang kemudian memicu kepanikan di lokasi.
Seluruh korban, termasuk Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo (47) dan 14 taruna lainnya, langsung dievakuasi ke RSZA Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut dan belum menarik kesimpulan terkait faktor yang memicu dugaan ledakan di kapal penyeberangan tersebut.*
(ad)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA