BREAKING NEWS
Senin, 17 Agustus 2026

8 Warga Terluka Akibat Gempa M6,7 di Palu, Sebagian Warga Masih Bertahan di Ruang Terbuka

Adelia Syafitri - Selasa, 16 Juni 2026 18:32 WIB
8 Warga Terluka Akibat Gempa M6,7 di Palu, Sebagian Warga Masih Bertahan di Ruang Terbuka
Akibat gempa di Palu (Foto: Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PALU – Delapan warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya pada Selasa, 16 Juni 2026. Hingga siang hari, tidak ada laporan korban meninggal dunia, namun sejumlah warga masih memilih bertahan di ruang terbuka karena trauma bencana gempa besar yang pernah terjadi pada 2018.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal, mengatakan dari total delapan korban, dua orang mengalami luka berat dan sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Torabelo, Kabupaten Sigi.

"Dua korban mengalami patah tulang dan benturan di kepala. Sementara enam korban lainnya mengalami luka ringan," kata Rizal dalam keterangan tertulis, Selasa.

Baca Juga:

Korban luka berat berasal dari Kecamatan Nokilaki. Adapun korban luka ringan tersebar di beberapa wilayah terdampak di Kabupaten Sigi.

Basarnas memastikan hingga pukul 13.30 WITA belum ditemukan laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Seluruh korban yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis.

Selain menimbulkan korban luka, gempa juga dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, dan Tojo Una-Una. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap kerusakan bangunan dan dampak lain yang ditimbulkan oleh gempa.

Sementara itu, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengungkapkan masih banyak warga yang belum berani kembali ke dalam rumah. Trauma akibat gempa dan tsunami dahsyat yang melanda Palu pada 2018 disebut masih membekas di tengah masyarakat.

Menurut Hadianto, sebagian warga memilih berkumpul di lapangan maupun ruang terbuka sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gempa susulan.

Pemerintah Kota Palu telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk mendata lokasi pengungsian sementara serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

"Kami memahami kekhawatiran warga karena pengalaman bencana besar sebelumnya. Karena itu, pelayanan dan kebutuhan masyarakat akan terus kami pantau," ujar Hadianto.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan kondisi masyarakat dan menginventarisasi kerusakan akibat gempa.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Palu Belum Sepenuhnya Tenang, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan Pascaguncangan Kuat
Gempa M6,7 Guncang Palu, BMKG Waspadai Potensi Likuefaksi namun Pastikan Tak Separah Tragedi 2018
BMKG Pastikan Gempa M 6,7 di Palu Tak Picu Tsunami, Kantor Bupati Sigi hingga Auditorium Universitas Tadulako Dilaporkan Rusak
Wakil Uskup TNI-Polri dan Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Resepsi Pernikahan Anselmus Agung dan Tri Sony di Jakarta
Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Langka Mekar Bersamaan di Agam, Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara
Range Rover Terbakar di Tol Paluh Kemiri Deli Serdang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru