BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Langka Mekar Bersamaan di Agam, Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

Nurul - Minggu, 10 Mei 2026 07:38 WIB
Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Langka Mekar Bersamaan di Agam, Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara
Wisatawan mancanegara sedang berada di bunga rafflesia Arnoldii mekar di kawasan hutan Palupuh Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Jumat (8/5/2026). (Foto: ANTARA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AGAM - Dua bunga langka Rafflesia arnoldii dilaporkan mekar bersamaan di kawasan Hutan Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Fenomena ini menjadi perhatian wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara yang datang langsung ke lokasi.

Pegiat wisata Palupuh, Joni Hartono, mengatakan kedua bunga tersebut mekar pada waktu yang berbeda, yakni hari ketiga dan hari ketujuh. Kondisi bunga yang sudah memasuki hari ketujuh mulai menunjukkan perubahan warna.

"Bunga Rafflesia mekar hari ketujuh sudah berwarna hitam dan beberapa hari lagi bakal layu," kata Joni, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga:

Joni menyebut jarak antara dua bunga langka tersebut sekitar 50 meter. Keberadaan keduanya sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, termasuk sekitar 40 wisatawan mancanegara dari Belanda dan Prancis yang datang berkunjung.

"Ada 40 wisatawan mancanegara berkunjung ke dua bunga Rafflesia tersebut," ujarnya.

Selain dua bunga yang sedang mekar, Joni menyebut masih terdapat sejumlah knop atau bonggol Rafflesia lain di kawasan tersebut yang diperkirakan akan kembali mekar dalam waktu dekat. Sepanjang Januari hingga 9 Mei 2026, tercatat sudah enam bunga Rafflesia mekar di lokasi yang sama.

Sementara itu, Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumatera Barat, Ade Putra, menyebut kawasan Palupuh memang menjadi habitat berbagai jenis bunga langka, termasuk Rafflesia arnoldii, Rhizanthes, hingga bunga bangkai.

"Bunga Rafflesia hampir setiap tahun mekar sempurna di lokasi tersebut," kata Ade.

Sebagai informasi, kawasan Hutan Palupuh berada di Cagar Alam Batang Palupuh yang memiliki luas sekitar 3,4 hektare dan menjadi salah satu lokasi konservasi bunga langka di Sumatera Barat.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gus Ipul Kecam Keras Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Tekankan Perlindungan Menyeluruh bagi Santri
Rico Waas Resmikan Gedung Karya Pastoral Stasi St. Yosep di Medan Johor, Dorong Pembinaan Karakter Anak dan Remaja
Menag Ceritakan Kisah Nabi Muhammad dan Kijang: Tak Semua Hadiah Adalah Gratifikasi
Pemkot Medan Dukung Festival Budaya Islam untuk Ubah Citra Medan Utara, Rico Waas Dorong Jadi Agenda Tahunan
Menag Siapkan Aturan Ketat di Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan, Pengawasan Bakal Diperkuat
Indeks Kerukunan dan Demokrasi Sumut Naik, Pemprov Klaim Iklim Investasi Makin Kondusif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru