BREAKING NEWS
Minggu, 28 Juni 2026

Heboh "Satu Kompi TNI Bawa Kabur 16 Lembu" di Labuhanbatu, Dandim Bongkar Fakta Sebenarnya: Video Lama, Bukan Anggota TNI

Dharma - Minggu, 28 Juni 2026 10:00 WIB
Heboh "Satu Kompi TNI Bawa Kabur 16 Lembu" di Labuhanbatu, Dandim Bongkar Fakta Sebenarnya: Video Lama, Bukan Anggota TNI
Sekelompok pria yang diduga berasal dari salah satu kompi TNI dipergoki warga karena diduga terlibat pencurian hewan ternak di Desa Sei Siarti, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LABUHANBATU – Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI diduga membawa kabur 16 ekor lembu milik seorang janda di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, viral di media sosial.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan institusi TNI.

Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, menegaskan bahwa persoalan yang terekam dalam video itu merupakan sengketa kepemilikan lembu antara sesama warga sipil.

Baca Juga:

Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan sejumlah pria berbadan tegap berjalan kaki pada malam hari.

Warga yang berada di lokasi tampak menyorotkan cahaya senter sambil merekam suasana.

Unggahan video itu disertai narasi yang menyebut, "Geger, warga Labuhanbatu pergoki satu kompi anggota TNI yang diduga digodol 16 ekor lembu milik janda."

Menanggapi viralnya video tersebut, Hanung mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan.

"Saya dapat informasi video itu sudah lama. Sekitar bulan Mei tahun ini," kata Hanung, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Hanung, informasi yang diterima Kodim menyebutkan bahwa peristiwa tersebut berawal dari perselisihan kepemilikan lembu antara seorang janda dengan seorang pria berinisial J, warga Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah.

Ia memastikan persoalan tersebut sama sekali tidak melibatkan anggota TNI.

"Jadi ini sipil dengan sipil tapi kok bawa-bawa nama TNI. Ya kami sangat menyayangkan," ujarnya.

Hanung menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sengketa tersebut sebelumnya telah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu hingga Polda Sumatera Utara.

Namun laporan itu disebut belum dapat diproses karena belum memenuhi persyaratan administrasi.

"Kalau perkembangannya saya masih cek, apakah ada mediasi atau bagaimana. Untuk video itu juga masih kami cek sumber dan originalitasnya," katanya.

Kodim 0209/Labuhanbatu mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai narasi yang beredar di media sosial sebelum informasi tersebut dipastikan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta tidak mengaitkan sebuah peristiwa dengan institusi tertentu tanpa didukung fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga kini, aparat masih melakukan penelusuran terhadap asal-usul video yang beredar serta memastikan kronologi sebenarnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.* (tm/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Video Viral Satu Kompi TNI Disebut Angkut 16 Sapi di Labuhanbatu, Pemilik Lahan Buka Suara
Profesionalisme TNI Dinilai Perlu Berubah, Hadapi Ancaman Siber hingga Krisis Global
Eks Klien Laporkan Pengacara ke Polda Sumut, Diduga Gelapkan Uang Pesangon Eks Karyawan PT Torganda Ratusan Juta Rupiah
5 Calon Manajer Koperasi Meninggal Dunia, Kemhan: Latsarmil Bukan untuk Bentuk Prajurit, Tapi Fokus Bentuk Karakter dan Kepemimpinan
Bupati Labuhanbatu Selatan Salurkan 60 Paket Sembako untuk Pengemudi Betor, Perkuat Sinergi dengan Baznas
Jalan Strategis Labuhanbatu Mulai Diperbaiki, Warga Yakin Ekonomi dan Pariwisata Kembali Bangkit
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru