Bus Rombongan Wisata dari Kisaran Terbalik di Samosir, 2 Penumpang Luka Serius
SAMOSIR Perjalanan pulang rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, berubah menjadi kepanikan setelah bus yang mereka tumpangi te
PERISTIWA
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait polemik Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban di Jalan Garu V, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, yang viral setelah terjadi aksi protes warga saat jemaat melaksanakan ibadah. Pemerintah Kota Medan memastikan proses komunikasi dan mediasi masih terus berlangsung.
Rico mengatakan pihaknya telah meminta Asisten Pemerintahan (Aspem) memimpin rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
"Proses komunikasi terus berjalan. Saya sudah meminta Aspem memimpin rapat-rapat sejak pekan lalu dan hingga saat ini pembahasannya masih berlangsung secara intensif," kata Rico, Kamis (30/7/2026).Baca Juga:
Menurut Rico, Pemkot Medan ingin memastikan setiap penyelesaian dilakukan dengan mengedepankan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun.
Ia menegaskan tidak boleh ada warga yang mengalami diskriminasi. Pemerintah, kata dia, juga berkomitmen membantu seluruh pihak agar persoalan dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Terkait persoalan perizinan rumah ibadah, Rico menyebut pemerintah terbuka untuk mendampingi proses administrasi sesuai aturan yang berlaku. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan serta kerukunan antarumat beragama di Kota Medan.
"Yang paling penting bagaimana harmonisasi masyarakat tetap terjaga, saling menghormati dan hidup berdampingan sebagai sesama warga Kota Medan," ujarnya.
Rico juga memastikan proses penyelesaian terkait kebutuhan beribadah masih terus berjalan. Ia berharap seluruh pihak dapat memperoleh solusi yang adil melalui dialog dan mediasi.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi protes warga terhadap aktivitas ibadah di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sejumlah warga mempersoalkan izin rumah ibadah hingga terjadi adu argumen dengan jemaat.
Pemerintah setempat menjelaskan bangunan tersebut secara administrasi masih tercatat sebagai rumah tinggal, sementara pihak gereja menyatakan proses pengurusan izin telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, meski hingga kini belum mencapai kesepakatan dengan sebagian warga sekitar.* (ds/dh)
SAMOSIR Perjalanan pulang rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, berubah menjadi kepanikan setelah bus yang mereka tumpangi te
PERISTIWA
MEDAN Kondisi Gang Cipto di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, yang rusak, bergelombang dan kerap tergenang banjir kembali d
PEMERINTAHAN
MEDAN Keluhan soal Kartu Tanda Penduduk atau KTP rusak yang disampaikan warga dalam kegiatan Sapa Warga Kecamatan Medan Deli, Sabtu (19/
PEMERINTAHAN
SAMOSIR Satu unit bus rombongan wisata asal Kisaran, Kabupaten Asahan, terbalik di Desa Boho, Kecamatan Sianjur MulaMula, Kabupaten Sam
PERISTIWA
SAMOSIR Satu unit bus yang membawa rombongan wisata dari Kisaran, Kabupaten Asahan, mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di Desa
PERISTIWA
ASAHAN Polisi mengamankan tiga remaja yang diduga merupakan bagian dari kelompok geng motor dan hendak melakukan tawuran di Jalan Marah
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA Dua mahasiswa, Ruth Aprina (18) dan Lia Franika Sitorus (26), tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan d
PERISTIWA
LANGKAT Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat membantah pernyataan mantan Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Saiful Abdi, yang mengaku didatan
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Polres Tanjungbalai memeriksa seorang oknum polisi yang diamankan warga setelah ditemukan berada di dalam mobil bersama dua perem
PERISTIWA
MEDAN Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait banjir, jalan rusak, drainase, bantuan sosial hingga pelayanan administrasi kependuduk
PEMERINTAHAN