BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Walkot Medan Buka Suara soal Polemik Gereja di Medan Amplas, Mediasi Masih Berjalan

Nurul - Kamis, 30 Juli 2026 17:18 WIB
Walkot Medan Buka Suara soal Polemik Gereja di Medan Amplas, Mediasi Masih Berjalan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan keterangan kepada wartawan terkait RSUD Pirngadi yang digeledah atas dugaan tindak pidana korupsi, Kamis (2/7/2026). (Foto: KOMPAS/CRISTISON SONDANG PANE)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait polemik Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban di Jalan Garu V, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, yang viral setelah terjadi aksi protes warga saat jemaat melaksanakan ibadah. Pemerintah Kota Medan memastikan proses komunikasi dan mediasi masih terus berlangsung.

Rico mengatakan pihaknya telah meminta Asisten Pemerintahan (Aspem) memimpin rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan tersebut.

"Proses komunikasi terus berjalan. Saya sudah meminta Aspem memimpin rapat-rapat sejak pekan lalu dan hingga saat ini pembahasannya masih berlangsung secara intensif," kata Rico, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga:

Menurut Rico, Pemkot Medan ingin memastikan setiap penyelesaian dilakukan dengan mengedepankan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun.

Ia menegaskan tidak boleh ada warga yang mengalami diskriminasi. Pemerintah, kata dia, juga berkomitmen membantu seluruh pihak agar persoalan dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait persoalan perizinan rumah ibadah, Rico menyebut pemerintah terbuka untuk mendampingi proses administrasi sesuai aturan yang berlaku. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan serta kerukunan antarumat beragama di Kota Medan.

"Yang paling penting bagaimana harmonisasi masyarakat tetap terjaga, saling menghormati dan hidup berdampingan sebagai sesama warga Kota Medan," ujarnya.

Rico juga memastikan proses penyelesaian terkait kebutuhan beribadah masih terus berjalan. Ia berharap seluruh pihak dapat memperoleh solusi yang adil melalui dialog dan mediasi.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi protes warga terhadap aktivitas ibadah di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sejumlah warga mempersoalkan izin rumah ibadah hingga terjadi adu argumen dengan jemaat.

Pemerintah setempat menjelaskan bangunan tersebut secara administrasi masih tercatat sebagai rumah tinggal, sementara pihak gereja menyatakan proses pengurusan izin telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, meski hingga kini belum mencapai kesepakatan dengan sebagian warga sekitar.* (ds/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Karhutla di Aceh Meluas, Forkopimda Dorong Hukum Adat Jadi Solusi Pencegahan
Hari Pertama MPLS di Medan, Rico Waas Tegaskan Sekolah Wajib Aman, Nyaman dan Bebas Bullying
Jangan Sembarang Sebut Pelanggaran HAM Berat dalam Penanganan Bencana Alam
Jambore Pemancing Aceh 2025: Hobi Mancing, Dampak Positif untuk Warga dan Lingkungan
Menkomdigi Meutya Hafid: "Akun Medsos Pemerintah Harus Aktif, Jika Tidak Matikan!
Kebakaran di Cakung Timur, Jakarta Timur, Merenggut Nyawa Seorang Pria Penyakit Stroke
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru