BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kaki Depan Terluka dan Membusuk, Macan Tutul Jawa Ditemukan Masuk Permukiman Warga Batang

gusWedha - Kamis, 13 Agustus 2026 21:10 WIB
Kaki Depan Terluka dan Membusuk, Macan Tutul Jawa Ditemukan Masuk Permukiman Warga Batang
Seekor macan kumbang atau macan tutul Jawa masuk ke kawasan permukiman warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATANG – Seekor macan kumbang atau macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) masuk ke kawasan permukiman warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Satwa liar tersebut kemudian dievakuasi melalui penanganan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, aparat setempat, dan Taman Safari Indonesia (TSI).

Macan kumbang itu ditemukan warga pada Rabu (12/8/2026). Penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bawang.

Dalam proses evakuasi, TSI melalui Taman Safari Unit 4 dan fasilitas Beach Safari Batang memberikan dukungan teknis. BKSDA Jawa Tengah mempercayakan Beach Safari Batang untuk membantu penanganan awal satwa, termasuk menyediakan fasilitas dan tenaga medis.

Baca Juga:

Fasilitas tersebut dipilih karena memiliki sumber daya teknis yang mendukung serta lokasinya relatif dekat dengan titik ditemukannya macan kumbang. Beach Safari Batang merupakan salah satu unit TSI yang berada di kawasan Pantai Sigandu, Kabupaten Batang.

Setelah berhasil diamankan, macan kumbang langsung menjalani pemeriksaan awal oleh tim medis. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan luka terbuka pada bagian kaki depan kanan.

VP Life Science Taman Safari Indonesia, Dr. Bongot Huaso Mulia, M.Si., mengatakan luka tersebut disertai indikasi nekrosis atau kematian jaringan. Luka diperkirakan sudah terjadi beberapa hari sebelum satwa dievakuasi.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, satwa teridentifikasi mengalami luka terbuka disertai indikasi necrosis pada bagian kaki depan kanan," kata Bongot dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Meski demikian, tim medis belum dapat memastikan penyebab luka tersebut. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan macan kumbang secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya gangguan kesehatan lain.

Untuk sementara, satwa tersebut berada dalam kondisi aman di fasilitas Beach Safari Batang dan menjalani observasi secara berkala.

Kemunculan macan kumbang di permukiman warga menjadi perhatian karena keberadaan satwa liar di dekat aktivitas manusia berpotensi menimbulkan konflik. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri apabila kembali menemukan satwa liar.

TSI mengimbau warga untuk tidak mengejar, menangkap, atau melakukan tindakan lain secara mandiri. Warga diminta segera melaporkan keberadaan satwa kepada pihak berwenang agar proses evakuasi dapat dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi dan mengikuti prosedur keselamatan.

Keterlibatan TSI dalam penanganan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya konservasi dan perlindungan satwa liar Indonesia. TSI menyatakan siap memberikan dukungan teknis apabila diminta oleh otoritas berwenang.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tiga Helikopter Terbang Berdekatan, Mensesneg Akui Sempat Berdebar Saksikan Gladi Kotor HUT RI
1.147 Paspampres Disiagakan Jelang HUT RI ke-81, Alutsista Turut Disiapkan
Panglima TNI dan Menhan Tinjau Latihan Terintegrasi TNI 2026, Libatkan Hampir 13 Ribu Prajurit di Kepulauan Riau
Video Panser Berjejer di Monas Bikin Geger, TNI: Itu Cuma Latihan Upacara, Bukan Antisipasi Demo
Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Tetap Non-Blok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar
Bobby Nasution Dorong PERGATSI Sumut Jadi Penggerak Industri Olahraga dan Ekonomi Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru