Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TAPTENG - Bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Simpang Labingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, roboh pada bagian pondasi saat masih dalam tahap pembangunan. Proyek yang disebut menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar itu juga menuai keberatan dari warga karena proses pembangunannya dinilai minim melibatkan masyarakat setempat.
Ketua Kopdes Merah Putih Simpang Labingke, Soaloan Tumanggor, mengatakan pihak pengurus tidak dilibatkan dalam proses pembangunan meski proyek tersebut berdiri di atas lahan yang telah mereka siapkan.
"Kalau pembangunan anggaran sekitar Rp1,6 miliar. Kami sebagai pengurus sama sekali tidak dilibatkan," kata Soaloan, dikutip Minggu (30/8/2026).
Baca Juga:
Menurut Soaloan, pihak pengurus sebelumnya sempat mempertanyakan pembangunan gedung tersebut. Mereka mendapat penjelasan bahwa pengerjaan melibatkan pihak ketiga dari PT Agrinas Pangan Nusantara dengan pengawasan anggota TNI dan pemborong.
Bangunan Kopdes itu diketahui mulai dikerjakan sejak April 2026. Saat ini proses pembangunannya terhenti setelah bagian pondasi bangunan roboh.
Soaloan menduga kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi ikut memengaruhi kekuatan tanah penopang pondasi. Namun, ia juga menilai terdapat persoalan pada struktur bangunan yang menurut pandangannya belum sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Namun, tidak luput juga dari masalah struktur bangunan yang kurang sesuai SOP. Itu menurut pandangan saya. Mungkin karena itu pembangunan ini sementara tidak dilanjutkan," ujarnya.
Soaloan mengatakan keterlibatan pengurus Kopdes selama pembangunan juga sangat terbatas. Mereka hanya diminta menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, termasuk MoU dan dokumen perizinan.
"Kami hanya menyediakan tempat berkas seperti MoU, IMB dan sebagainya yang kami siapkan. Pernah kami sampaikan supaya kami dilibatkan sebagai pengurus, tetapi tidak ada jawaban sama sekali," katanya.
Keluhan serupa disampaikan warga setempat. Amiruddin, warga Lorong Enam, mengaku kecewa setelah melihat bangunan Kopdes Merah Putih yang dibangun di desanya mengalami kerusakan dan roboh pada bagian pondasi.
"Kami sangat kecewa melihat pembangunan Kopdes kami di Desa Simpang Labingke ini ambruk. Kami keberatan," ujar Amiruddin.
Amiruddin mengatakan warga tidak mengetahui secara jelas proses awal pembangunan gedung tersebut. Bahkan, menurutnya, masyarakat tidak mendapat informasi mengenai peletakan batu pertama.
"Semenjak dibangun Kopdes ini, kami tidak mengetahui. Peletakan batu pertama pun kami tidak tahu sama sekali. Kami warga Desa Labingke tidak ada undangan dan bangunan tersebut sudah dibangun begitu saja tanpa pemberitahuan kepada kami selaku masyarakat di sini," katanya.
Ia juga mempertanyakan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pengerjaan. Menurut Amiruddin, sebagian pekerjaan justru dikerjakan tanpa melibatkan warga yang berada di sekitar lokasi.
"Mereka saya lihat semena-mena saja bekerja. Kami masyarakat tidak dilibatkan. Kami lihat juga yang bekerja hanya aparat," ungkapnya.
Padahal, kata Amiruddin, banyak warga setempat yang membutuhkan pekerjaan dan berharap dapat dilibatkan dalam proses pembangunan gedung Kopdes tersebut.
"Kami dari masyarakat banyak yang membutuhkan pekerjaan. Banyak masyarakat berharap dilibatkan bekerja dalam progres pengerjaan Gedung Kopdes itu. Kami juga sangat keberatan karena apa yang kami lihat kondisinya sudah ambruk dan tidak sesuai dengan yang kami harapkan," tegasnya.
Persoalan bangunan Kopdes Merah Putih tersebut kini menjadi perhatian pengurus koperasi dan masyarakat setempat. Mereka berharap pihak terkait memberikan penjelasan mengenai besaran anggaran, rencana anggaran biaya (RAB), pelaksana proyek, pengawasan, progres pekerjaan hingga penyebab robohnya bangunan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Agrinas Pangan Nusantara maupun pelaksana pembangunan belum memberikan keterangan terkait kondisi bangunan Kopdes Merah Putih tersebut.* (tm/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.