BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Radius Bahaya Sinabung Dipersempit, Warga Kuta Tengah Akhirnya Bisa Pulang ke Rumah

Johan - Senin, 07 September 2026 11:09 WIB
Radius Bahaya Sinabung Dipersempit, Warga Kuta Tengah Akhirnya Bisa Pulang ke Rumah
Warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung. (foto: DPC Partai Gerindra Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO — Setelah lebih dari sepekan mengungsi, warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akhirnya diperbolehkan kembali ke rumah pada Senin, 7 September 2026.

Pemulangan warga dilakukan setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempersempit zona rekomendasi Gunung Sinabung berdasarkan hasil evaluasi aktivitas vulkanik terbaru.

Meski demikian, status Gunung Sinabung masih berada pada Level III atau Siaga. Artinya, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi bahaya erupsi.

Baca Juga:

Perubahan zona rekomendasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Satgas Tanggap Darurat Kabupaten Karo melalui rapat khusus yang dipimpin Dandim 0205/TK Letkol Inf. Robert Panjaitan selaku Ketua Satgas Tanggap Darurat.

Rapat tersebut turut dihadiri Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho selaku Wakil Ketua Satgas, Sekda Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, serta Kalaksa BPBD Kabupaten Karo Juspri M. Nadeak.

Berdasarkan hasil pemantauan PVMBG hingga 6 September 2026, aktivitas Gunung Sinabung menunjukkan sejumlah perkembangan.

Asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tebal dan ketinggian sekitar 300 hingga 500 meter di atas puncak kawah.

Pemantauan menggunakan drone juga tidak menunjukkan adanya pertumbuhan kubah lava baru di pusat erupsi.

Selain itu, tidak terekam gempa guguran yang dapat menjadi indikasi adanya peningkatan aktivitas pada kubah lava lama.

Hasil pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar PVMBG dalam mengevaluasi dan menyesuaikan zona rekomendasi Gunung Sinabung.

Mulai 6 September 2026 pukul 12.00 WIB, radius rekomendasi dari puncak Sinabung tetap 3 kilometer.

Namun, radius sektoral untuk wilayah selatan-tenggara dipersempit dari sebelumnya 6 kilometer menjadi 5 kilometer.

Perubahan tersebut membuat Desa Kuta Tengah tidak lagi berada dalam radius sektoral 5 kilometer yang direkomendasikan untuk dihindari.

Perubahan zona rekomendasi tersebut berdampak langsung terhadap warga Desa Kuta Tengah yang selama ini mengungsi di Desa Sukatepu.

Dalam rapat Satgas Tanggap Darurat Kabupaten Karo, diputuskan pengungsi asal Kuta Tengah dapat dipulangkan pada Senin, 7 September 2026.

Kepulangan tersebut menjadi kabar baik bagi warga yang selama lebih dari sepekan harus meninggalkan rumah untuk menghindari potensi bahaya erupsi Gunungapi Sinabung.

Namun, pemulangan warga bukan berarti ancaman erupsi telah berakhir.

Gunungapi Sinabung masih berstatus Level III atau Siaga.

Karena itu, warga yang telah kembali diminta tetap mengikuti perkembangan aktivitas gunung dan mematuhi setiap rekomendasi PVMBG.

Selain potensi bahaya langsung akibat aktivitas erupsi, masyarakat juga diminta memperhatikan potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar.

Ancaman tersebut terutama perlu diwaspadai ketika hujan deras terjadi di kawasan lereng Gunungapi Sinabung.

Curah hujan tinggi dapat membawa material vulkanik yang berada di sekitar puncak dan lereng gunung melalui aliran sungai.

Karena itu, warga Kuta Tengah yang telah kembali ke rumah diminta tidak lengah.

Kewaspadaan tetap diperlukan meskipun wilayah tempat tinggal mereka sudah berada di luar radius sektoral yang direkomendasikan PVMBG.

Pemulangan warga menjadi bagian dari penyesuaian penanganan bencana berdasarkan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

Selama status gunung masih Siaga, masyarakat tetap harus menjadikan informasi resmi PVMBG dan pemerintah daerah sebagai rujukan utama.* (sp/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Erupsi Anak Krakatau Bikin Penerbangan Kualanamu-Jakarta “Mandek” hingga Sore
Aktivitas Menurun, Tapi Sinabung Masih Siaga: Ini Radius Bahaya Terbarunya
113 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Mengapa Belum Ada Korporasi yang Dijerat?
Imbas Erupsi Anak Krakatau, BGN Setop Sementara Distribusi MBG bagi Siswa PJJ
5 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga pada 7 September 2026, Ini Daftarnya
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Ini Perintah Presiden Prabowo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru