BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Kehilangan Ingatan 70 Persen: Tak Kenal Ayah hingga Teman Sekolah

Administrator - Selasa, 08 September 2026 09:13 WIB
Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Kehilangan Ingatan 70 Persen: Tak Kenal Ayah hingga Teman Sekolah
Febiola Br Purba, korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Ya semuanya dia lupa. Contohnya, teman-teman sekelasnya dia lupa. Waktu kami pulang dari rumah sakit Haji, dia bertemu sama adiknya, dan saya bapaknya dia sudah tidak kenal. Padahal mereka itu duduk sama-sama," tuturnya.

Febiola merupakan anak keempat dari empat bersaudara.

Untuk menunjang pengobatan, keluarga harus membeli susu khusus sebanyak dua kali dalam sepekan. Harga susu tersebut mencapai Rp180 ribu untuk sekali pembelian.

Selain susu, keluarga juga harus memenuhi kebutuhan makanan dan vitamin Febiola sesuai dengan anjuran dokter.

Baca Juga:

"Kalau tidak ada pemasukan, tapi pengeluaran terus sampai kapan kalau begini terus. Saya tidak sanggup kalau melihat kondisi anak saya itu," kata Icuk.

Menurut Icuk, bantuan yang diterima keluarga sejauh ini berasal dari forum, pihak sekolah, dan sumbangan.

Ia mengatakan belum menerima bantuan langsung dari pemerintah.

Kondisi Febiola membuat Icuk dan istrinya harus lebih banyak menghabiskan waktu untuk mendampingi anak mereka menjalani pengobatan.

Icuk mengatakan dirinya sehari-hari bekerja sebagai buruh tukang kebun, sedangkan istrinya berjualan makanan ringan di sekitar sekolah.

Namun, keduanya kini terpaksa tidak bekerja karena harus mendampingi Febiola.

"Kami sudah tidak kerja, kami mau makan dari mana kalau menjaga anak kami terus. Saya kerja buruh tukang kebun orang. Mamaknya jualan kerupuk-kerupukan dekat sekolah," pungkasnya.

Icuk berharap pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program MBG dapat memberikan perhatian terhadap kondisi anaknya.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Maju Pilpres 2029
Desil DTSEN Bukan Penentu Mutlak Penerima Bansos, Ini Penjelasan Pemerintah
Ketua Komisi III DPR: Pemerintahan Prabowo Lebih Demokratis Dibanding Pemerintahan Sebelumnya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Selasa Pagi, Ini Imbauan Badan Geologi untuk Masyarakat
Belasan Tahun Rusak dan Kerap Tergenang, Dana Kelurahan Dimanfaatkan untuk Benahi Jalan Gang Keluarga di Pulo Brayan Kota
Perangi Narkoba, Pemko Tanjungbalai dan BNN Perkuat Program P4GN untuk Cegah Peredaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru