Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Rasanya pahit dan keras, katanya. Tapi pikirnya kek gitu rasanya. Makan aja dia karena udah lapar," ujar Elvinus.
Setelah mengonsumsi makanan tersebut, Febiona disebut mengalami pusing, gatal-gatal, muntah dan tubuh lemas. Dia kemudian sempat menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Karo.
Elvinus juga mengatakan kondisi putrinya mengalami perubahan, termasuk kesulitan berbicara dan tidak mengenali sejumlah anggota keluarga maupun teman sekolahnya.
"Lidahnya agak masuk ke dalam. Sampai ngomong pun dia agak sulit," katanya.
"Contohnya keluarga. Bibinya kalau datang, ini siapa. Kami kasih tahu lah, ini Bibi. Adik-adiknya juga gitu (gak ingat). Kawan-kawannya (di sekolah) datang pun gak kenal," lanjut Elvinus.
Keluarga berharap kondisi Febiona segera membaik sehingga dia dapat kembali beraktivitas dan bersekolah seperti biasa.
"Kami pun capek. Tolong dikasih obatnya yang tepat. Dia selalu bilang mau sekolah. Tapi kayak mana mau kita kasih sekolah," kata Elvinus.
Hingga kini, Febiona masih menjalani pemantauan dan perawatan jalan di RSUP H Adam Malik. Dugaan keterkaitan gangguan kesehatan yang dialaminya dengan konsumsi MBG masih menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan medis.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.