Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
SIDIKALANG - Kebakaran melanda kawasan padat permukiman di Jalan Tapanuli dan Jalan Pakpak, Kelurahan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (18/9/2026). Lima rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara dua bangunan lainnya terpaksa dibongkar untuk mencegah api meluas.
Camat Sidikalang Mawardy Sastrawan Tumanggor mengatakan seluruh bangunan berada dalam posisi berdekatan. Sebagian konstruksi rumah terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan lain.
"5 unit hangus total. 2 unit dibongkar paksa," kata Tumanggor.
Baca Juga:
Lima rumah yang terbakar diketahui ditempati keluarga M Manurung, Ramli Sianturi, Ompu Ramos Silaban/boru Sihotang, Laung Silaban/boru Sinaga dan Tince boru Naibaho. Sementara dua bangunan yang dibongkar paksa ditempati keluarga Hutauruk/boru Sinaga dan Bistok Purba.
Menurut Tumanggor, kondisi bangunan yang berdempetan dan penggunaan material kayu menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat menjalar.
"Api cepat menjalar karena rangkaian kayu dalam konstruksi," ujarnya.
Rumah-rumah tersebut tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lokasi usaha warga untuk mencari nafkah. Sejumlah bangunan digunakan sebagai toko sembako dan warung kopi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran sempat memicu kepanikan warga karena lokasi berada di kawasan permukiman yang cukup padat dan tidak jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
"Tidak ada korban jiwa. Peristiwa itu menimbulkan kepanikan lantaran berada di kawasan padat permukiman," kata Tumanggor.
Petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah armada kemudian dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Upaya pemadaman juga melibatkan anggota TNI-Polri, aparatur pemerintah serta masyarakat sekitar.
Selain armada pemadam kebakaran milik pemerintah, mobil pemadam milik PT Wahana Graha Makmur turut membantu proses pengendalian api.
Tumanggor menambahkan, kawasan tersebut sehari-hari juga menjadi lokasi penjualan bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah yang cukup banyak. Kondisi itu turut menjadi perhatian saat proses pemadaman berlangsung.
Hingga kini, penanganan di lokasi kebakaran masih dilakukan oleh petugas bersama unsur terkait untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi kawasan aman.* (ad/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.