Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut dia, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami warga.
Berdasarkan catatan Polresta Batang, jumlah korban sempat mencapai 233 orang hingga Kamis pukul 04.00 WIB.
Dari jumlah tersebut, 223 orang telah mendapat penanganan medis. Sebanyak 87 orang menjalani rawat jalan dan 136 orang menjalani rawat inap.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain Puskesmas Bawang, RSUD Limpung, Puskesmas Gringsing 1, Klinik Utama Baitussyifa Limpung, Puskesmas Bandar 1, Puskesmas Subah, dan RSUD Batang.
"Perlu kami tegaskan bahwa data tersebut bersifat dinamis," imbuh Warsono.
"Saat ini petugas masih terus melakukan pendataan dan sinkronisasi dengan Dinas Kesehatan serta fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga apabila terdapat perubahan akan kami sampaikan melalui informasi resmi berikutnya," sambungnya.
Polresta Batang telah mendatangi dan mengamankan sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Polisi juga mendata korban dan saksi, serta mengumpulkan informasi dan bahan keterangan untuk mendalami kejadian.
Selain itu, kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Batang.
Polisi juga mendalami rangkaian distribusi dan pengelolaan makanan yang dikonsumsi warga.
Koordinasi dengan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan agar penanganan berjalan profesional, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Warsono menyampaikan keprihatinan kepada seluruh masyarakat, termasuk anak-anak, orang tua, dan keluarga yang terdampak.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.