BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Terungkap! Pria yang Jatuh dari Lantai 22 UNPRI Medan Ternyata Bukan Mahasiswa UNPRI

Dodi Kurniawan - Kamis, 08 Oktober 2026 10:34 WIB
Terungkap! Pria yang Jatuh dari Lantai 22 UNPRI Medan Ternyata Bukan Mahasiswa UNPRI
Seorang pria yang diduga terjun dari lantai 22 gedung kampus pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan memberikan klarifikasi mengenai insiden seorang pria yang diduga terjun dari lantai 22 gedung kampus pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

Pihak UNPRI memastikan pria tersebut bukan mahasiswa kampus tersebut.

Berdasarkan penelusuran identitas, korban diketahui merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta lain di Kota Medan.

Baca Juga:

Kepala Humas UNPRI, Dr. Devi Marlin, SH, MH, membenarkan adanya peristiwa tersebut melalui pesan WhatsApp pada Kamis pagi, 8 Oktober 2026.

Ia mengatakan korban ditemukan warga kampus di lantai 10 dalam kondisi telungkup setelah diduga jatuh dari lantai 22.

"Memang benar ada yang jatuh di kampus UNPRI pada Rabu 7 Oktober 2026, sekira pukul 19.00 WIB, dari lantai 22. Dan korban tersebut bukan mahasiswa UNPRI," jelas Dr. Devi.

Korban diketahui bernama Difo Rafael Andika Girsang.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak kampus, Difo merupakan mahasiswa Universitas Satya Terra Bhineka yang berada di Jalan Sunggal, Gang Bakul, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Saat ditemukan, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Warga dan pihak keamanan kampus kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan menghubungi rumah sakit terdekat.

"Karena kami melihat ada yang tergeletak di lantai 10 dan juga melihat korban masih bernapas serta denyut nadinya juga masih ada, maka kami mempunyai inisiatif menghubungi RS terdekat. Maka pihak RSU Royal Prima membawa korban ke RS serta memberikan pertolongan pernapasan. Namun korban tidak merespon dan akhirnya meninggal dunia di RS," ungkap Dr. Devi.

Menurut informasi yang diterima pihak kampus dari keluarga, korban diduga tengah mengalami depresi berat.

Keluarga juga menyampaikan bahwa Difo sebelumnya pernah datang ke lingkungan UNPRI ketika terdapat kegiatan gereja yang digelar di aula kampus.

Jarak tempat tinggal korban yang relatif dekat dengan kampus UNPRI juga disebut menjadi salah satu alasan korban beberapa kali berada di lingkungan kampus tersebut.

"Dari informasi pihak keluarga korban, bahwa korban saat ini mengalami depresi berat. Kemudian dari informasi pihak keluarga korban, bahwa korban pernah datang ke UNPRI saat gereja mengadakan acara di aula kampus tersebut. Selain itu, jarak rumah korban dengan kampus UNPRI cukup dekat," pungkasnya.

Pihak UNPRI menegaskan bahwa korban bukan mahasiswa UNPRI.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar setelah insiden tersebut menjadi perhatian publik di media sosial.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejar-kejaran di Jalan Setia Budi, Polrestabes Medan Ringkus Kurir Bawa 450 Pod Getar dari Malaysia
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Dukung Jaksa Sahabat Pendidik, Sekolah Dapat Pendampingan Hukum
Aksi Gercep Pemko Medan Tekan Stunting: Sisir Ibu Hamil Berisiko Hingga Baduta di Kelurahan
Realisasi Pajak Baru 64%: Wali Kota Medan Semprot Bapenda, Minta Agresif Kejar Target Rp 3,6 T
Harga Ayam di Medan Mulai Turun, Kini Rp 40 Ribu hingga Rp 43 Ribu per Kg
Kepung Kriminalitas Hingga Gang Sempit, Pemkot Medan Targetkan 10.000 CCTV Terpasang di 2027
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru