BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Fenomena Lubang Api Bawah Tanah Saat Karhutla Kalimantan: Penjelasan Lengkap BNPB

Adelia Syafitri - Kamis, 15 Oktober 2026 12:44 WIB
Fenomena Lubang Api Bawah Tanah Saat Karhutla Kalimantan: Penjelasan Lengkap BNPB
Fenomena lubang api bawah tanah di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. . (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Upaya tersebut bertujuan mengurangi kondisi kering pada lahan gambut yang dapat memperbesar risiko kebakaran maupun memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan.

Warga Diminta Hindari Lokasi Lubang Api

BNPB juga mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area terdampak kebakaran yang memiliki rongga atau lubang api bawah tanah.

Berton menjelaskan, struktur tanah yang tersisa setelah lapisan organiknya terbakar dapat menjadi rapuh dan berisiko ambles. Kondisi itu berpotensi membuat warga terperosok ke dalam rongga yang masih menyimpan bara panas.

Pembatasan akses masyarakat ke lokasi terdampak menjadi bagian penting dari upaya keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

BNPB berharap penanganan kebakaran dilakukan hingga lapisan gambut yang terbakar benar-benar basah dan aman. Warga juga diminta mengikuti arahan petugas serta tidak memasuki area yang belum dinyatakan aman.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anggota Parlemen Malaysia Usul ASEAN Layangkan Protes Diplomatik ke Indonesia Soal Kabut Asap
Yayasan Jaga Riau Indonesia Desak Kapolda dan Gubernur Kerahkan Seluruh Kekuatan Padamkan Karhutla
Bareskrim Sikat 9 Perusahaan Sawit Jadi Tersangka Karhutla, 25 Ribu Hektare Lahan Hangus
Gelombang Desakan Karhutla Jadi Bencana Nasional Memuncak, Istana Bertahan
Ke Singapura di Tengah Karhutla Membara, Gubernur Kaltim Disorot Publik
"Rakyat Sesak Napas!" DPR Desak Pemerintah Kerahkan Kekuatan Penuh Sikat Karhutla dan Kabut Asap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru