BREAKING NEWS
Minggu, 25 Oktober 2026

Ngaku 3 Hari Tak Makan! Terduga Maling di Medan Batal Dimassa dan Malah Diberi Makan Warga

Nurul - Jumat, 23 Oktober 2026 20:40 WIB
Ngaku 3 Hari Tak Makan! Terduga Maling di Medan Batal Dimassa dan Malah Diberi Makan Warga
Seorang pria yang diduga hendak melakukan pencurian di Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, menjadi viral di media sosial setelah diberi makan oleh warga. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Seorang pria yang diduga hendak melakukan pencurian di Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, menjadi viral di media sosial setelah diberi makan oleh warga. Pria tersebut disebut mengaku kelaparan dan tidak makan selama tiga hari.

Kepala Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau, Salman Alfarisi, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Pria tersebut lebih dulu diamankan warga sebelum sempat mengambil barang dari rumah yang menjadi sasaran.

"Belum sempat dia mencuri sudah tertangkap warga. Jadi sempat dihajarlah beberapa kali mungkin. Sudah itu baru diinterogasi orang itu, katanya dia kelaparan, sudah tiga hari enggak makan katanya," ujar Salman, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga:

Menurut Salman, pria tersebut awalnya mengaku sebagai warga Rengas Pulau. Namun, setelah video kejadian beredar luas di media sosial, muncul komentar dari warganet yang menyebut pria itu berasal dari Belawan.

"Kalau pengakuan awalnya, katanya dia (maling) orang Rengas Pulau juga. Rupanya setelah viral baru ada yang komen katanya itu orang Belawan," katanya.

Salman menyebut pemberian makanan kepada pria yang diamankan tersebut merupakan kejadian pertama yang diketahuinya di lingkungan itu. Ia mengatakan sebelumnya pernah terjadi kasus pencurian yang berujung pada warga melakukan kekerasan terhadap orang yang diduga sebagai pelaku.

"Kalau dikasih makan gini, kebetulan baru inilah. Mungkin warga yang di situ yang dapatnya tadi baik hatilah mungkin. Kalau yang sebelum-sebelumnya ada yang meninggal, ada yang sekarat, macam-macamlah," ungkapnya.

Salman menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, pria tersebut diduga hendak mengambil seng dan peralatan rumah. Pemilik rumah kemudian berteriak sehingga warga berdatangan dan mengamankan pria tersebut.

"Pemilik rumah sempat teriak, makanya ramailah warga datang. Tapi sekarang sudah damai dan sudah selesailah masalahnya karena pemilik rumah pun tidak ada kehilangan apa-apa," ujar Salman.

Ia menambahkan, Lingkungan 28 sebenarnya memiliki pos keamanan lingkungan (poskamling) yang biasanya beroperasi pada malam hari. Namun, kegiatan penjagaan tersebut tidak selalu berjalan karena dilakukan secara swadaya dan bergantung pada ketersediaan waktu warga.

Menurut Salman, dugaan pencurian pada siang hari jarang terjadi di lingkungan tersebut. Meski demikian, ia menilai keberadaan poskamling tetap penting untuk membantu menjaga keamanan lingkungan.

"Kalau siang hari jarang kejadian (maling) mungkin baru kali ini. Memang ada Poskamling kami tapi ya beroperasinya malam hari, itu pun kadang tidak berjalan kalau warga ada kegiatan lain," pungkasnya.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PS5 hingga Kamera DSLR Raib Dibobol Maling di Apotek Sehat Cempaka Medan, Satu Pelaku Ditangkap dan Dua Rekannya Buron
Kriminalitas Sumatera Utara 2026: Polda Ungkap 3.865 Kasus Narkotika dan 654 Kasus Pencurian
Polisi Tangkap 2 Pria Pencuri 7 Kursi Besi Gereja HKBP di Deli Serdang, 1 Pelaku Diburu
Beraksi di 40 TKP! Begal Sadis Medan-Deli Serdang Diringkus, Pelaku Utama Di-Dor Polisi
Beraksi di 3 Lokasi, Tiga Terduga Pelaku Begal Dibekuk Polrestabes Medan
Pura-pura Lihat Cincin, IRT Diduga Curi Berlian Rp40 Juta di Toko Emas Pusat Pasar Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru