Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
KALUT –Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Bulungan, Kalimantan Utara. Gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 07:01:17 WIB, dengan koordinat episenter berada di 2,47° Lintang Utara (LU) dan 116,85° Bujur Timur (BT). Lokasi episenter gempa ini terletak di darat, sekitar 50 kilometer arah Barat Daya dari Bulungan dengan kedalaman hiposenter mencapai 51 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Manado, Tony Agus Wijaya, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis BMKG, gempabumi ini termasuk dalam kategori gempabumi dangkal. Gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif yang berada di wilayah Kabupaten Bulungan. Aktivitas sesar aktif tersebut merupakan penyebab utama dari kejadian gempabumi yang terjadi pada pagi hari tersebut.
Laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa gempa bumi ini dirasakan di beberapa lokasi. Di Tanjung Selor, getaran gempa dirasakan pada skala III MMI (Modified Mercalli Intensity), yang berarti getaran gempa terasa nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk berlalu. Di Berau dan Tana Tidung, skala MMI yang dirasakan adalah II-III, di mana getaran terasa oleh banyak orang di dalam rumah, jendela atau pintu berderik, dan dinding berbunyi. Sementara itu, di Tarakan, gempa dirasakan pada skala II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Tony Agus Wijaya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi situasi pasca-gempa.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Manado menyarankan agar masyarakat memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal mereka cukup tahan terhadap gempa. Selain itu, perlu diperhatikan kondisi bangunan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan struktur bangunan sebelum kembali memasuki rumah. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko yang mungkin timbul akibat gempa.
BMKG juga menekankan pentingnya edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam seperti gempa bumi. Masyarakat diharapkan untuk mengikuti informasi resmi dan memperhatikan arahan dari otoritas terkait guna menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan terkini mengenai situasi ini, masyarakat dapat terus mengikuti pembaruan dari BMKG melalui kanal resmi yang tersedia.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA