BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Gempa M4,9 Guncang Bulungan Kalut , BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

BITVonline.com - Rabu, 21 Agustus 2024 02:35 WIB
Gempa M4,9 Guncang Bulungan Kalut , BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALUT  –Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 4,9 yang mengguncang wilayah Bulungan, Kalimantan Utara. Gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 07:01:17 WIB, dengan koordinat episenter berada di 2,47° Lintang Utara (LU) dan 116,85° Bujur Timur (BT). Lokasi episenter gempa ini terletak di darat, sekitar 50 kilometer arah Barat Daya dari Bulungan dengan kedalaman hiposenter mencapai 51 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Manado, Tony Agus Wijaya, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil analisis BMKG, gempabumi ini termasuk dalam kategori gempabumi dangkal. Gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif yang berada di wilayah Kabupaten Bulungan. Aktivitas sesar aktif tersebut merupakan penyebab utama dari kejadian gempabumi yang terjadi pada pagi hari tersebut.

Laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa gempa bumi ini dirasakan di beberapa lokasi. Di Tanjung Selor, getaran gempa dirasakan pada skala III MMI (Modified Mercalli Intensity), yang berarti getaran gempa terasa nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk berlalu. Di Berau dan Tana Tidung, skala MMI yang dirasakan adalah II-III, di mana getaran terasa oleh banyak orang di dalam rumah, jendela atau pintu berderik, dan dinding berbunyi. Sementara itu, di Tarakan, gempa dirasakan pada skala II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Tony Agus Wijaya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi situasi pasca-gempa.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Manado menyarankan agar masyarakat memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal mereka cukup tahan terhadap gempa. Selain itu, perlu diperhatikan kondisi bangunan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan struktur bangunan sebelum kembali memasuki rumah. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko yang mungkin timbul akibat gempa.

BMKG juga menekankan pentingnya edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam seperti gempa bumi. Masyarakat diharapkan untuk mengikuti informasi resmi dan memperhatikan arahan dari otoritas terkait guna menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan terkini mengenai situasi ini, masyarakat dapat terus mengikuti pembaruan dari BMKG melalui kanal resmi yang tersedia.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru