Sidang Korupsi Kuota Haji: Kubu Yaqut Sebut Skema 50:50 Arahan Jokowi, Saksi Ngaku Sempat Menolak
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap adanya arahan Presiden ke7 RI Joko Widodo terkait pembagian 20.00
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengintensifkan berbagai program strategis guna menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya dalam meningkatkan produksi beras di tengah tantangan iklim dan distribusi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa produksi beras nasional pada periode Januari hingga Agustus 2025 diperkirakan mencapai 24,97 juta ton, atau meningkat 14,09% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 21,88 juta ton.
"Kami pastikan produksi aman. Yang harus dijaga sekarang adalah distribusi dan tata niaganya. SPHP dan bansos adalah dua sisi mata uang, satu menjaga akses rakyat miskin, satu lagi menstabilkan pasar," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (13/7/2025).
Peningkatan produksi ini tak lepas dari pelaksanaan program pompanisasi, percepatan tanam, serta penyaluran bantuan benih tahan kekeringan ke berbagai daerah.
Amran menekankan pentingnya kehadiran negara dari proses produksi di sawah hingga konsumsi di meja makan rakyat.
"Jangan biarkan rakyat dirugikan oleh segelintir oknum. Kelola SPHP dengan semangat gotong royong, kejujuran, dan kepedulian," tambahnya.
Sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran, Perum Bulog memastikan kesiapannya untuk menyalurkan lebih dari 1,3 juta ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama Juli hingga Desember 2025.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, menjelaskan bahwa penugasan tersebut tertuang dalam Surat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 173/TS.02.02/K/7/2025 yang diterbitkan pada 8 Juli 2025.
"Penyaluran ini dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tingkat konsumen," ujarnya.
Total beras yang akan disalurkan berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dengan jumlah sebesar 1.318.826.629 kilogram yang akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.
Dengan sinergi antara Kementan, Bulog, dan Bapanas, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga beras tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok secara adil dan merata di seluruh wilayah tanah air.*
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap adanya arahan Presiden ke7 RI Joko Widodo terkait pembagian 20.00
NASIONAL
MEDAN Tim Opsnal Polsek Medan Baru menembak seorang pria bernama Reza Pratama (28) yang diduga membobol kamar kos di Jalan S. Parman, Kelu
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo meresmikan 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih untuk masyarakat di s
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi III DPR RI mendalami temuan Ombudsman Republik Indonesia terkait fasilitas yan
NASIONAL
CIBINONG Temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan. Penga
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan ba
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap peran empat surat dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menjerat anggota DPRD Sumut, Dho
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Temuan Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) menahan anggota DPRD Sumut Dhody Thahir dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah yang berkaitan dengan
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di SMA Negeri 1 Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi sorotan sete
NASIONAL