Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa hasil inovasi yang lahir dari pusat
riset seperti
TSTH2 harus berdampak langsung ke masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha mikro.
"Inovasi tidak boleh berhenti di laboratorium. Harus masuk industri, mengisi pasar, dan memberi nilai tambah ekonomi. Ini bagian dari strategi besar kita membangun kemandirian bahan baku nasional," tegas Luhut.Menurutnya,
hilirisasi dan industrialisasi menjadi jembatan antara hasil
riset dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Luhut mendorong
TSTH2 menjadi contoh nyata kolaborasi antara negara, ilmuwan, dan pelaku usaha.Menko
Zulhas juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan penuh potensi
TSTH2 sebagai pusat inovasi pangan yang inklusif dan terbuka bagi generasi muda serta para peneliti lokal.
"Ini bukan hanya milik pemerintah pusat, tapi harus jadi ruang berkarya bagi anak-anak muda dan peneliti lokal. Dengan begitu, Indonesia bisa jadi pemain utama dalam pengembangan pangan dan obat herbal di pasar global," ujarnya.Kawasan
TSTH2 diharapkan mampu menjadi katalisator transformasi pertanian Indonesia yang berbasis ilmu pengetahuan dan
teknologi modern, sekaligus memperkuat
ketahanan pangan dari hulu ke hilir.*
(d/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.