SK Kepengurusan Golkar Sumut 2025-2030 Resmi Diterima, Andar Amin Targetkan Kursi Naik di Pemilu 2029
JAKARTA Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD I Partai Golkar Sumatera Utara periode 20252030 resmi diterima di Kantor DPP Partai Golka
POLITIK
JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menerima audiensi dari Koalisi Nasional Reforma Agraria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).
Dalam pertemuan tersebut, DPR berkomitmen mendorong pemerintah membentuk Badan Reforma Agraria guna mempercepat penyelesaian konflik agraria yang selama ini membelenggu petani di berbagai daerah.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa inisiatif pembentukan badan tersebut merupakan bagian dari upaya konkret parlemen menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat, khususnya petani yang kerap menjadi korban konflik lahan.Baca Juga:
"Kita akan sama-sama mendorong pemerintah untuk membentuk Badan Reforma Agraria," ujar Dasco di Kompleks Parlemen.
Dalam audiensi tersebut, Koalisi Nasional Reforma Agraria memaparkan sejumlah persoalan yang dihadapi petani, mulai dari intimidasi fisik hingga kriminalisasi.
Koalisi juga menyerahkan dokumen berisi draf aspirasi yang memuat tuntutan dan solusi penyelesaian konflik agraria.
Menanggapi hal itu, Dasco mengungkapkan bahwa DPR telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Reforma Agraria sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang sebelumnya juga disampaikan oleh Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA).
"Pansus ini dibentuk agar proses penyelesaian konflik agraria dapat dilakukan secara menyeluruh, termasuk mendorong pembentukan badan khusus yang menangani reforma agraria," jelasnya.
Menurut Dasco, langkah ini sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menuntaskan persoalan-persoalan agraria yang telah lama berlangsung dan berdampak langsung pada kehidupan rakyat kecil.
"Sehingga permasalahan-permasalahan yang timbul sekian lama itu bisa diselesaikan sesuai dengan semangat Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan masalah-masalah yang terutama berkaitan dengan masyarakat," ujar Dasco.
Selain pembentukan badan, DPR juga mendorong penyusunan satu peta agraria nasional sebagai upaya mencegah tumpang tindih kepemilikan lahan dan memperjelas status tanah.
"Ada keinginan untuk kita mempunyai satu peta. Sehingga kemudian tidak ada tumpang tindih atau mispersepsi mengenai masalah lokasi," tutur Dasco.
DPR menilai langkah-langkah ini merupakan bagian penting dari reformasi struktural di sektor pertanahan dan agraria.
Jika terlaksana dengan baik, diharapkan mampu memberikan keadilan bagi petani serta menciptakan kepastian hukum atas tanah yang mereka kelola.*
(mt/a008)
JAKARTA Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD I Partai Golkar Sumatera Utara periode 20252030 resmi diterima di Kantor DPP Partai Golka
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu&039ti meninjau
PENDIDIKAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida K
PEMERINTAHAN
ASAHAN Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin resmi membuka Jambore Kader Posyandu keXIII Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di AlunAlun
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Turnamen Olahraga Domino (ORADO) Piala Kapo
OLAHRAGA
MEDAN Semangat Anak Indonesia Hebat menggema di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Medan, Senin, 14 September 2026. Menteri Pend
PENDIDIKAN
PARIAMAN Sebanyak 79 siswa di MTsN 1 Pauh, Kota Pariaman, Sumatera Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program M
PERISTIWA
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menekankan pentingnya perencanaan yang matang, terukur, dan tepat sasaran agar setiap pro
PEMERINTAHAN
SURABAYA DPP PDI Perjuangan (PDIP) memecat Achmad Hidayat dari keanggotaan partai setelah kader DPC PDIP Surabaya itu berkunjung ke kediam
POLITIK