FMAM Soroti Kinerja OPD yang Lamban, Wali Kota Tanjungbalai Siap Evaluasi dan Tindaklanjuti
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Forum Mahasiswa Aktivis dan Masyarakat (FMAM) Kota Tanjungbalai
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Keterbatasan air kerap menjadi tantangan utama bagi sektor pertanian di wilayah kering.
Namun, perkembangan teknologi irigasi pintar dan sensor kelembapan tanah kini menawarkan solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air tanpa mengorbankan produktivitas tanaman.
Sistem ini menggabungkan perangkat Internet of Things (IoT), sensor tanah, dan platform digital guna memastikan penyiraman dilakukan hanya ketika dibutuhkan.Baca Juga:
Dengan cara ini, air digunakan secara tepat sasaran, biaya operasional berkurang, dan kualitas hasil panen meningkat.
Cara Kerja Irigasi Pintar
Teknologi irigasi pintar bekerja dengan memanfaatkan sensor yang memantau kondisi lahan secara real time.
Sensor kelembapan tanah berfungsi mengukur kadar air dan suhu di dalam tanah, kemudian mengirimkan data tersebut ke sistem pengendali pusat untuk dianalisis otomatis.
Ketika kelembapan tanah turun di bawah ambang batas ideal, sistem akan secara otomatis mengaktifkan pompa air atau membuka katup irigasi.
Sebaliknya, jika tanah masih cukup lembap, penyiraman akan ditunda untuk menghindari pemborosan.
Proses ini berlangsung cepat dan efisien, memastikan setiap tanaman mendapatkan air sesuai kebutuhan.
"Pendekatan berbasis data seperti ini memungkinkan petani menjaga keseimbangan air secara presisi," ujar salah satu peneliti teknologi pertanian dari Balai Irigasi Cerdas Kementerian Pertanian (Kementan).
Sensor Kelembapan yang Kian Canggih
Sensor kelembapan modern kini memiliki akurasi tinggi dengan rentang pengukuran 0–100 persen serta waktu respons kurang dari satu detik.
Beberapa jenis sensor bahkan dilengkapi perlindungan IP68, menjadikannya tahan terhadap suhu ekstrem, kelembapan tinggi, dan paparan air di lapangan.
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Forum Mahasiswa Aktivis dan Masyarakat (FMAM) Kota Tanjungbalai
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang kembali turun langsung menemui masyarakat melalui prog
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti fenomena masyarakat yang ingin cepat kaya tanpa melewati prose
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDELAPAN puluh satu tahun perjalanan institusi Kejaksaan Republik Indonesia (Kejagung RI) bukan sekadar sebuah catatan t
OPINI
BANDAR LAMPUNG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkap dugaan penyebab kasus keracunan yang menimpa 748 pener
PERISTIWA
MEDAN Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara (Sumut) Agung Kurniawan resmi diganti. Posisi tersebut kini dijabat Yo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) menyatakan kecewa terhadap putusan banding Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang mengurang
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, yang mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung mendapat makanan bergizi gratis (MBG) da
NASIONAL
LUMAJANG Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (5/9/2026) pagi. Letusan tersebut memunculka
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan pemerintah masih mendalami informasi mengenai delapan warga negara Indonesia (WNI)
INTERNASIONAL