BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Januari 2026

Harga Biji Kakao Turun 5,27 Persen, Kemendag Sebut Produksi Afrika Barat Jadi Penyebab

Raman Krisna - Kamis, 01 Januari 2026 11:09 WIB
Harga Biji Kakao Turun 5,27 Persen, Kemendag Sebut Produksi Afrika Barat Jadi Penyebab
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga referensi (HR) biji kakao periode Januari 2026 tercatat mengalami penurunan, seiring meningkatnya suplai dari negara produsen utama.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, Kamis (1/1/2026).

"HR biji kakao ditetapkan sebesar 5.662,38 dolar AS per metrik ton (MT), turun 315,08 dolar AS atau 5,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara, Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao ditetapkan 5.296 dolar AS per MT, turun 308 dolar AS atau 5,49 persen," ujar Tommy.

Baca Juga:


Tommy menjelaskan, penurunan HR dan HPE disebabkan meningkatnya produksi di negara produsen utama di Afrika Barat akibat cuaca yang lebih baik, namun belum diikuti peningkatan permintaan global.

Selain kakao, beberapa komoditas pertanian dan kehutanan lain mengalami fluktuasi. Produk getah pinus naik 3,24 persen, sementara HPE produk kulit tetap stabil.

Di sektor kayu, peningkatan terjadi pada kayu veneer dari hutan alam dan hutan tanaman, wooden sheet for packing box, serta kayu olahan dari meranti, merbau, dan jenis hutan tanaman seperti pinus, gemelina, acasia, sengon, karet, balsa, hingga eucalyptus.

Sedangkan kayu olahan jenis jati mengalami penurunan, sementara beberapa jenis kayu lain tetap stabil.

Penetapan HR dan HPE periode 1–31 Januari 2026 tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2392 Tahun 2025, yang mengatur Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi Produk Pertanian dan Kehutanan.

Di sisi lain, produk minyak goreng kemasan (Refined, Bleached, and Deodorized/RBD palm olein) ≤ 25 kg tetap dikenakan bea keluar 0 dolar AS per MT.

Dengan kondisi ini, Tommy mengingatkan pelaku industri dan eksportir untuk menyesuaikan strategi ekspor dan memperhatikan perkembangan harga global agar tetap kompetitif.*


(at/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.500/kg, Ini Daftar Harga Pangan Nasional Januari 2026!
Harga Emas Hari Ini 1 Januari 2026: Galeri 24 dan UBS Turun, Antam Stabil
Harga BBM Non-Subsidi Turun di Awal Tahun, Ini Detail Terbarunya
HPE Tembaga dan Emas Naik di Awal 2026, Ini Penyebabnya
Harga Beras di Medan Masih Tinggi, Bulog Lakukan Pemantauan Langsung
Minyak Dunia Melemah, Akankah Harga BBM Turun Awal 2026?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru