BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Januari 2026

Bupati Karo Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden, Dukung Modernisasi Pertanian

Raman Krisna - Kamis, 08 Januari 2026 15:21 WIB
Bupati Karo Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden, Dukung Modernisasi Pertanian
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengikuti panen raya padi dan pengumuman swasembada pangan nasional bersama Presiden RI secara virtual dari Kantor Bupati Karo, Rabu, 7 Januari 2026. (foto: Diskominfo Karo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO — Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengikuti panen raya padi dan pengumuman swasembada pangan nasional bersama Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Karo Command Center, Kantor Bupati Karo, Rabu, 7 Januari 2026.

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Acara juga menampilkan demonstrasi pemanfaatan teknologi pertanian, seperti drone pertanian, alat dan mesin pertanian (alsintan) otomatis, serta pompa air otomatis, yang disaksikan secara daring.

Baca Juga:

Panen raya dipusatkan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang merupakan salah satu sentra produksi padi nasional.

Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke sawah untuk memimpin panen sekaligus mengumumkan capaian swasembada pangan Indonesia.

"Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya. Saya diundang dalam panen raya dan pengumuman resmi bahwa Indonesia berhasil kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan," kata Prabowo dalam sambutannya.

Panen dilakukan di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Karawang, dengan menggunakan combine harvester, teknologi panen modern yang dinilai mampu mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, serta menekan ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Presiden juga menyoroti penggunaan varietas unggul padi Inpari 32 yang dikembangkan Kementerian Pertanian.

Varietas ini memiliki potensi hasil hingga 8,42 ton per hektare dan dinilai sebagai salah satu pengungkit utama peningkatan produksi padi nasional.

Prabowo mendorong pengembangan varietas unggul baru dengan target produktivitas mencapai 15 ton per hektare.

Selain panen, Presiden menyaksikan demonstrasi teknologi pendukung pertanian, mulai dari drone pemantau lahan, pompa air, hingga sistem hilirisasi hasil pertanian.

Menurut Prabowo, modernisasi dan mekanisasi pertanian menjadi kunci untuk menjaga swasembada pangan secara berkelanjutan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dandim Badung Hadiri Panen Raya, Presiden Prabowo Umumkan Era Swasembada Pangan
Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya atas Kontribusi Swasembada Pangan
KSAD Maruli Simanjuntak Jelaskan Biaya Rp150 Juta untuk Sumur Bor Korban Bencana: “Bukan untuk Satu Rumah, tapi Satu Desa”
Bupati dan Kapolres Batu Bara Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden RI Secara Virtual
Prabowo Tegaskan Persaingan Politik Diperbolehkan: Masa Enggak Ada Lawannya? Dagelan Itu
Karo Evaluasi Kinerja Pembangunan 2025, Bupati Tekankan Optimalisasi Anggaran dan Pelayanan Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru