Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
MEDAN - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadyah (PWM) Sumut, menggelar koordinasi pendampingan dan pemberdayaan petani dalam rangka peningkatan kapasitas dan produktivitas petani Kabupaten Langkat, khususnya komoditas cabai.
Koordinasi pendampingan dan pemberdayaan petani tersebut, berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadyah Kabupaten Langkat, Selasa (02/06/2026).
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadyah (PDM) Langkat Abdi Sukamto menyambut baik program MPM PWM Sumut tersebut. Dia berharap para peserta nantinya akan memiliki peningkatan kapasitas dalam bertanam cabai sehingga produktivitasnya meningkat.Baca Juga:
Ketua MPM PWM Sumut Maulana Malik Muttaqin menjelaskan, pendampingan petani ini, merupakan tindaklanjut program MPM PP Muhammadyah, dalam rangka membangun jaringan jamaah tani Muhammadyah (Jatamu).
"Karena melalui program pendampingan ini, maka diharapkan akan segera terbentuk jamaah tani Muhammadyah di Kabupaten Langkat," kata Maulana.
Program ini, kata Maulana, masih akan dilanjutkan ke daerah-daerah lain di Sumut. Sehingga jejaring tani Muhammadyah akan tumbuh di Sumut.
Wakil Ketua PWM Sumut Prof Hasrat Efendi Samosir yang juga Koordinator Bidang (Korbid) MPM PWM Sumut yang membuka acara tersebut mengatakan, PWM Sumut benar-benar sangat mendukung program pemberdayaan petani tersebut.
"Majelis dan lembaga, merupakan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) Muhammadyah dalam menjalankan roda organisasi, termasuk MPM," jelas Prof Hasrat Samosir.
Penjelasan teknis pendampingan petani dalam rangka peningkatan kapasitas dan produktivitas petani cabai itu, disampaikan langsung seorang kader Muhammadyah, Sa'adi Syam, yang kebetulan staf di Dinas Tanaman Pangan dan Hirtikuktura Provinsi Sumut.
Pada kesempatan itu disepakati satu lahan untuk menjadi tempat pembelajaran. Lahan tersebut merupakan milik Salamun, Ketua Ranting Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Langkat.
Para peserta yang menjadi pemberdataan petani tersebut disepakati 35 orang. Mereka merupakan petani Langkat. Seluruh peserta akan mengikuti pelatihan dengan 12 pertemuan di bawah pengawasan ahli pertanian.*
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN