Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
LOMBOK BARAT — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan strategis secara serentak pada Jumat, 10 Juli 2026.
Peresmian dilakukan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan, ketersediaan air, dan energi nasional.
Kelima bendungan yang diresmikan tersebut didukung jaringan irigasi sepanjang sekitar 280 kilometer yang diproyeksikan mampu melayani hampir 40.000 hektare lahan pertanian di berbagai wilayah Indonesia.Baca Juga:
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, keberadaan bendungan tersebut akan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian nasional.
Dengan dukungan sistem irigasi yang terintegrasi, pemerintah memperkirakan tambahan produksi padi dapat mencapai sekitar 720.000 ton per tahun.
"Jadi, dari kelima bendungan ini Insya Allah kita akan mendapatkan kurang lebih 720.000 ton padi per tahun," kata Dody dalam siaran langsung Sekretariat Presiden.
Menurut Dody, pengelolaan air menjadi faktor penting dalam mendukung program swasembada pangan, energi, dan penyediaan air bagi masyarakat.
Air yang ditampung melalui bendungan harus benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif, mulai dari mengairi sawah, menyediakan air baku, mendukung pembangkit energi, hingga mengurangi risiko banjir.
"Bendungan adalah hulu dari layanan itu, manfaatnya baru lengkap ketika air tersebut benar-benar bisa diterima oleh para petani, keluarga, dan masyarakat sekitar," ujar Dody.
Dody menjelaskan, pembangunan lima bendungan tersebut berlangsung dalam kurun waktu 2015 hingga 2025.
Infrastruktur tersebut tersebar di sejumlah wilayah, yakni Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Aceh.
Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, NTB; Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali; Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara; serta Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL