BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

63 Persen Keramba Sudah Ditertibkan, Pemkab Toba Targetkan Danau Toba Bebas Keramba

Dharma - Senin, 10 Agustus 2026 12:51 WIB
63 Persen Keramba Sudah Ditertibkan, Pemkab Toba Targetkan Danau Toba Bebas Keramba
Pemkab Toba saat melakukan pembongkaran keramba milik warga. (Foto: Dokumen Dinas Ketapang Toba)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TOBA Pemerintah Kabupaten Toba terus melakukan penertiban keramba yang berada di kawasan Danau Toba dalam wilayah pemerintahannya.

Dari total ratusan keramba milik masyarakat, sebanyak 63 persen di antaranya telah berhasil ditertibkan hingga 10 Agustus 2026.

Berdasarkan catatan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba, terdapat 585 keramba milik masyarakat yang berada di kawasan Danau Toba.

Baca Juga:

Dari jumlah tersebut, sekitar 63 persen telah ditertibkan. Sementara 37 persen lainnya masih dalam proses penertiban.

Pemerintah Kabupaten Toba menargetkan seluruh keramba di kawasan Danau Toba dalam wilayahnya dapat ditertibkan hingga mencapai angka nol.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketapang Toba, Nelli Sibarani, mengatakan pemerintah masih melakukan pendekatan kepada masyarakat yang belum membongkar keramba miliknya.

"Sisanya akan diupayakan dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang masih belum membongkar keramba miliknya. Jika hal tersebut tidak dilakukan, nantinya akan dilakukan pembongkaran oleh dinas dengan berkolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup," kata Nelli.

Penertiban keramba tersebut tidak hanya dilakukan dengan membongkar fasilitas budidaya ikan di Danau Toba.

Pemerintah juga mendorong masyarakat beralih ke budidaya ikan di daratan agar kegiatan ekonomi mereka tetap berjalan.

Masyarakat disarankan melakukan budidaya ikan di area persawahan atau menggunakan sistem perikanan modern.

Pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi kelompok tani yang ingin mengembangkan perikanan darat.

Nelli mengatakan pola tersebut telah dilakukan pemerintah pada 2025.

Saat itu, Dinas Ketapang Toba memberikan bantuan benih ikan kepada sejumlah kelompok tani.

"Seperti tahun 2025, kita (Dinas Ketapang Toba) telah memberikan bantuan benih ikan nila dan lele sebanyak 70 ribu ekor yang dibagikan kepada 15 kelompok tani. Mereka berhasil melakukan budidaya perikanan darat dan ekonomi mereka juga terbantu," ucapnya.

Menurut Nelli, pengalihan budidaya dari keramba di Danau Toba ke perikanan darat dilakukan secara bertahap.

Pemerintah tidak ingin penertiban keramba justru memutus mata pencaharian masyarakat yang selama ini bergantung pada usaha budidaya ikan.

"Kita juga tidak ingin ekonomi masyarakat yang membudidayakan ikan melalui keramba langsung terputus. Caranya dengan memotivasi mereka melakukan perikanan darat melalui bantuan benih. Selain dampak ekonomi terus berlanjut, Danau Toba juga dapat terhindar dari pencemaran sehingga terwujud kawasan pariwisata dengan air danau yang lebih bersih," tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Toba berharap proses penertiban keramba dapat berjalan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat.

Selain menjaga keberlanjutan usaha warga, penertiban tersebut ditujukan untuk mendukung kebersihan dan kelestarian ekosistem Danau Toba.

Pemerintah menargetkan kawasan perairan tersebut dapat terbebas dari keramba masyarakat yang masih tersisa.* (mi/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga Resah Geng Motor Bersajam Melintas Dini Hari, Desa Sambirejo Timur Bentuk Posko Siaga
Pemkab Tanjab Timur Lantik 15 Pejabat, Isi Sejumlah Jabatan yang Kosong
Maruli Siahaan Dorong Masyarakat Pahami Hak dan Kewajiban dalam Kehidupan Bermasyarakat
Peserta Pelatihan Kopdes Merah Putih Disebut Digaji Rp10 Juta, Kemhan Buka Suara
Antrean Pasien Membeludak di RSUD H. OK Arya Zulkarnain, Warga Minta Bupati Batu Bara Segera Benahi Sistem Antrean Tatap Wajah
Rupiah Menguat 0,26 Persen ke Rp17.844 per Dolar AS di Awal Pekan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru