BREAKING NEWS
Kamis, 17 September 2026

Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan, Produksi hingga Hilirisasi Digenjot

Abyadi Siregar - Kamis, 17 September 2026 16:10 WIB
Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan, Produksi hingga Hilirisasi Digenjot
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Sumut Jenny Masniari Sinaga dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis, 17 September 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Untuk Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 572, pengembangan mencakup Kepulauan Nias yang terdiri atas Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Kota Gunungsitoli.

Sementara kawasan pantai barat meliputi Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal.

Sejumlah komoditas perikanan menjadi potensi di kawasan tersebut, antara lain cakalang, tongkol, tenggiri, tuna sirip kuning, kembung, layang, selar kuning, tembang, kuwe, dan bawal.

Adapun WPP 571 mencakup kawasan pantai timur Sumatera Utara. Wilayahnya meliputi Langkat, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Tanjungbalai, Asahan, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.

Komoditas yang menjadi potensi utama di wilayah tersebut antara lain kembung, tembang, kerang darah, tetengkek, senangin, cumi-cumi, tenggiri, lencam pasir mata besar, udang jerbung, dan layang benggol.

Menurut Jenny, pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi.

Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, menjaga keberlanjutan ekosistem laut, dan memperkuat rantai usaha perikanan.

Dalam master plan pengembangan kawasan, Pemprov Sumut juga menyiapkan kawasan unggulan pengolahan ikan asin di Sibolga, Asahan, Batubara, dan Tanjungbalai.

Pengolahan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan nelayan, terutama ketika produksi ikan melimpah.

"Kita harapkan potensi ikan yang berlebih di daerah ini bisa diolah menjadi ikan asin," kata Jenny.

Pengembangan kawasan perikanan tangkap juga terintegrasi dengan program nelayan-merah-putih/" target="_blank">Kampung Nelayan Merah Putih.

Pada 2025, program tersebut telah dibangun di empat wilayah, yakni Langkat, Serdang Bedagai, Asahan, dan Batubara.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Sibolga hingga Batubara Jadi Kawasan Perikanan Unggulan
20 Warga Tanjungbalai Dapat Bantuan Bedah Rumah, Masing-Masing Rp30 Juta
HKN Jadi Momentum, Pemkab Batu Bara Dorong ASN Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Pelayanan Publik
Dua Putri Berprestasi Batu Bara Siap Bawa Nama Daerah ke Kancah Nasional, Bupati Dorong Promosi Pariwisata dan UMKM
Potensi Ekonomi Pohon Aren Dilirik Pemkab Batu Bara, 16.000 Bibit Akan Ditanam
Kementerian Pertahanan Gelar Asistensi di Medan, Pemko Siap Dukung Komponen Pertahanan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru