Di Tengah Isu yang Beredar, Kejati Sumut Tunjuk Bani Ginting sebagai Plh Kajari
MEDAN Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin menunjuk Bani Immanuel Ginting sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Ketua Panja RUU TNI sekaligus Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto mengungkapkan pesan penting dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait pengesahan RUU Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam pernyataannya, Utut mengungkapkan bahwa Megawati mengingatkan agar dwifungsi TNI tidak kembali terjadi di Indonesia.
"Kalau Ibu (Megawati) tuh cuman jangan sampai dwifungsi kembali lagi, supremasinya tetap sipil," ujar Utut di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa, 18 Maret 2025.
Megawati juga menekankan bahwa pengesahan RUU TNI jangan sampai membawa dampak negatif yang menyerupai era Orde Baru (Orba) yang memperkuat peran TNI di luar fungsi militernya.
Meski demikian, Megawati berpesan agar negara memberikan perhatian lebih terhadap kondisi prajurit TNI.
Utut menegaskan bahwa PDIP akan terus memperjuangkan supremasi sipil dalam RUU TNI.
Selain itu, pesan serupa juga disampaikan oleh partai-partai lain di parlemen yang turut mendukung hal tersebut.
"Setiap kebaikan itu 'kan napasnya sama, partai lain juga gitu kok. Akan tetapi, kalau Ibu Megawati berpesan jangan kembali ke Orde Baru, konsepnya TNI jadi sangat kuat dan militeristik," tambah Utut.
Pada kesempatan yang sama, Komisi I DPR RI menyetujui RUU perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI untuk dibawa ke rapat paripurna, di mana seluruh fraksi di DPR menyatakan persetujuannya.
Namun, PDIP dan Partai Demokrat setuju dengan beberapa catatan terkait pengaturan supremasi sipil dalam RUU tersebut.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, serta perwakilan dari Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Keuangan.
Selain PDIP dan Partai Demokrat, fraksi lain yang mendukung RUU TNI antara lain Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN, dan Partai Demokrat.
(di/a)
MEDAN Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin menunjuk Bani Immanuel Ginting sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan perubahan besar dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos) dari berbasis barang menjadi uang tunai. Sk
EKONOMI
MEDAN Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan kembali menggelar program Rabu WalkIn Interview pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yan
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyoroti lambatnya pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur dasar di wilayah pel
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah meninjau langsung pelaksanaan Program Pelatihan (Prolat) Kewilayahan Tahun Anggaran
NASIONAL
JAKARTA Ketua Generasi Muda Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GM GRIB) Sumatera Utara, Ade Rinaldy Tanjung, mendesak PT PLN (Persero) Pu
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo melaporkan mantan rekannya, Rismon Sianipar, serta Lechumanan ke Polda Metro Jaya a
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia kembali melakoni laga FIFA Matchday Juni 2026 dengan menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan skema insentif bagi kepala desa yang lulus pelatihan dan memperole
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sosiolog politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, menyoroti pengesahan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang P
HUKUM DAN KRIMINAL