SALAM Kembali Geruduk Polda Sumut, Tuntut Usut Dugaan Wifi Ilegal di Padang Lawas
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
JAKARTA -Ketua Panja RUU TNI sekaligus Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto mengungkapkan pesan penting dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait pengesahan RUU Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Dalam pernyataannya, Utut mengungkapkan bahwa Megawati mengingatkan agar dwifungsi TNI tidak kembali terjadi di Indonesia.
"Kalau Ibu (Megawati) tuh cuman jangan sampai dwifungsi kembali lagi, supremasinya tetap sipil," ujar Utut di kompleks parlemen, Jakarta, pada Selasa, 18 Maret 2025.
Megawati juga menekankan bahwa pengesahan RUU TNI jangan sampai membawa dampak negatif yang menyerupai era Orde Baru (Orba) yang memperkuat peran TNI di luar fungsi militernya.
Meski demikian, Megawati berpesan agar negara memberikan perhatian lebih terhadap kondisi prajurit TNI.
Utut menegaskan bahwa PDIP akan terus memperjuangkan supremasi sipil dalam RUU TNI.
Selain itu, pesan serupa juga disampaikan oleh partai-partai lain di parlemen yang turut mendukung hal tersebut.
"Setiap kebaikan itu 'kan napasnya sama, partai lain juga gitu kok. Akan tetapi, kalau Ibu Megawati berpesan jangan kembali ke Orde Baru, konsepnya TNI jadi sangat kuat dan militeristik," tambah Utut.
Pada kesempatan yang sama, Komisi I DPR RI menyetujui RUU perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI untuk dibawa ke rapat paripurna, di mana seluruh fraksi di DPR menyatakan persetujuannya.
Namun, PDIP dan Partai Demokrat setuju dengan beberapa catatan terkait pengaturan supremasi sipil dalam RUU tersebut.
Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, serta perwakilan dari Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Keuangan.
Selain PDIP dan Partai Demokrat, fraksi lain yang mendukung RUU TNI antara lain Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN, dan Partai Demokrat.
(di/a)
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara, Selasa, 9 Juni 2026. Aksi
PERISTIWA
MEDAN Tim penasihat hukum terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan jeriken memint
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan distribusi air bersih Perumda PDAM Tirtanadi mengalami gangguan di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdan
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, me
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan konflik kepentingan dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut pada triwulan I 2026 mencapai 4,98 perse
EKONOMI
MEDAN Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin menunjuk Bani Immanuel Ginting sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan perubahan besar dalam skema penyaluran bantuan sosial (bansos) dari berbasis barang menjadi uang tunai. Sk
EKONOMI
MEDAN Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan kembali menggelar program Rabu WalkIn Interview pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yan
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyoroti lambatnya pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur dasar di wilayah pel
PEMERINTAHAN