BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Surya Paloh: NasDem Tidak Pantas Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Kami Tahu Diri dan Ada Budaya Malu

- Jumat, 04 April 2025 12:36 WIB
Surya Paloh: NasDem Tidak Pantas Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Kami Tahu Diri dan Ada Budaya Malu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALI -Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan bahwa partainya tidak pantas berada di dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini disampaikan Surya Paloh usai menghadiri prosesi serah terima jabatan pengurus DPW Partai NasDem Bali di Denpasar, Kamis (3/4/2025).

Menurut Surya Paloh, keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh alasan etika politik dan budaya malu. Ia mengungkapkan bahwa meskipun tawaran untuk bergabung dengan kabinet telah disampaikan, NasDem lebih memilih untuk tidak terlibat.

NasDem Menjaga Konsistensi Sikap

"Kenapa kami tidak ada dalam kabinet rezim Prabowo? Karena kami tahu diri, ada budaya malu lah bagi kami," ujar Surya Paloh.

NasDem, lanjutnya, juga tidak mendukung pasangan Prabowo-Gibran dalam Pemilu Presiden 2024, sehingga menurutnya, tidak etis jika partainya bergabung dalam kabinet pemerintahan yang sedang dibentuk.

Ia menyatakan bahwa NasDem ingin menunjukkan konsistensi sikap yang selama ini dijunjung, yakni dengan tidak terlibat dalam pemerintahan.

"Dalam Pemilu 2024, kami tidak mencalonkan Prabowo sebagai presiden. Maka, inilah konsekuensi politik yang harus kami buktikan. NasDem tahu diri, ada budaya malu," kata Surya Paloh menegaskan.

Tidak Menjadi Oposisi, Tapi Mendukung Pemerintah

Meski demikian, Surya Paloh menolak anggapan bahwa NasDem akan menjadi oposisi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ia mengklarifikasi bahwa partainya tetap mendukung pemerintah, meskipun keterlibatannya terbatas.

"Kami tidak anti, kami tidak tidak suka, melainkan ini adalah bentuk komitmen terhadap nilai-nilai moralitas," ungkap Surya Paloh.

Ia menambahkan bahwa NasDem tetap dapat menjadi mitra kritis bagi pemerintah dengan memberikan kontribusi pemikiran dan edukasi politik kepada masyarakat.

Tawaran Posisi dalam Pemerintahan Ditolak

Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa partainya sebenarnya sempat ditawari posisi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, namun tawaran tersebut ditolak oleh NasDem.

Ia ingin menunjukkan bahwa tidak semua partai politik terobsesi dengan kekuasaan.

"Kami ingin membuktikan bahwa tidak semua partai di negeri ini mabuk kekuasaan," tegas politisi asal Banda Aceh tersebut.

NasDem Siap Mendukung Pemerintah Jika Ekonomi Stabil

Surya Paloh menganalogikan posisi NasDem dalam pemerintahan seperti dua sisi pada mata uang.

Dalam hal ini, NasDem akan mendukung pemerintah jika stabilitas ekonomi terjaga, namun jika ada gangguan terhadap stabilitas tersebut, NasDem tidak akan tinggal diam.

"Kalau stabilitas ekonomi baik, tentu akan kami dukung.

Tapi ketika terganggu, ya kami juga harus ikut waspada," tandasnya.

(km/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru