NCBI: Cabut Tanda Kehormatan Dadan Hindayana
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
JAKARTA -Desakan sejumlah purnawirawan TNI untuk mengganti Gibran Rakabuming Raka dari posisi Wakil Presiden Republik Indonesia mendapat kritik tajam dari analis politik, Boni Hargens.
Ia menyebut usulan tersebut sebagai tindakan yang inkonstitusional dan berpotensi memperkeruh stabilitas politik nasional.
Desakan itu datang dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI, yang terdiri dari tokoh-tokoh senior militer seperti Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan.
"Dalam demokrasi konstitusional Indonesia, hal macam itu (usulan mengganti wapres) mustahil bisa terjadi. Presiden dan Wakil Presiden adalah dwitunggal yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam Pemilu," tegas Boni kepada wartawan, Selasa (22/4).
Boni menjelaskan, tidak ada satu pun ketentuan hukum yang mengizinkan pergantian wakil presiden di tengah masa jabatan, kecuali melalui mekanisme pemakzulan yang telah diatur dalam Pasal 7A UUD 1945.
"Pemakzulan hanya dapat terjadi jika terbukti melakukan pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai presiden atau wapres," jelasnya.
Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini menilai, gerakan tersebut lebih bernuansa politik kekuasaan daripada kepentingan bangsa.
Ia menduga ada agenda terselubung untuk menggoyang stabilitas pemerintahan.
"Kita harus bisa membedakan politik kekuasaan dan politik kebangsaan. Kalau tidak suka dengan presiden atau wakil presiden, silakan bersaing secara demokratis di pemilu berikutnya," tegas Boni.
Ia pun mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk menahan diri dan tidak terjebak dalam upaya yang dapat merusak tatanan demokrasi yang telah dibangun.
"Apa yang dilakukan kelompok yang menyudutkan Wapres Gibran adalah tindakan vulgar dan inkonstitusional. Ini bisa mengganggu stabilitas politik dan jalannya pemerintahan hasil pemilu," pungkasnya.*
(jp/a008)
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 turun menjadi US 144,9 miliar, dari posisi bu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema bagi hasil atau gross split hanya berlaku
EKONOMI
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan merilis jadwal terbaru layanan SIM Keliling di Kota Medan untuk periode 8 hingga
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belak
EKONOMI
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mendukung penuh pelaksanaan Pesta Budaya Karo Mbure Ate Tedeh Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdek
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
JAKARTA Timnas Vietnam U19 kini berada dalam situasi genting untuk memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U19 2026 setelah kalah 1
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan refocusing atau penata
NASIONAL