Meski Ditutup Iran, Sejumlah Negara Berhasil Lewati Selat Hormuz
JAKARTA Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.Jal
INTERNASIONAL
JAKARTA– Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshal alias Hercules, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah jenderal purnawirawan TNI, termasuk mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan Kabais TNI Letjen (Purn) Yayat Sudrajat.
Permintaan maaf ini disampaikan Hercules setelah ditegur langsung oleh Penasihat Khusus Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam program Kontroversi yang disiarkan Metro TV, Jumat (16/5/2025).
Dalam tayangan tersebut, Dudung menelpon Hercules secara langsung dan memintanya untuk meminta maaf kepada seluruh jenderal purnawirawan serta keluarga besar TNI (KBT).
"Minta maaf atas ucapan yang salah pada bapak-bapak purnawirawan, jenderal, aku minta maaf sebesar-besarnya," kata Hercules.
Dudung turut menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi instruksi kepada Mendagri Tito Karnavian untuk membubarkan ormas yang dinilai meresahkan.
Hercules menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut.
Namun, di sisi lain, Hercules justru kembali membuat pernyataan keras terhadap Gatot Nurmantyo.
Dalam wawancara terpisah, ia menegaskan tidak takut bahkan tidak menghargai mantan Panglima TNI tersebut.
"Tapi Gatot, saudara Gatot Nurmantyo, Anda, saya tidak takut sama Anda. Saya tidak menghargai Anda," tegasnya dalam tayangan YouTube Seleb Oncam News.
Sebelumnya, Hercules juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada Letjen (Purn) Sutiyoso usai menyebut kata-kata yang dinilai melecehkan.
Ia menyatakan hormat terhadap Sutiyoso sebagai sesama anggota keluarga besar Kopassus.
Ketegangan makin memuncak ketika sejumlah advokat, dipimpin Saor Siagian, mendesak Komisi III DPR RI untuk meminta aparat menangkap Hercules.
Hal ini membuat keluarga Hercules, termasuk istrinya, merasa khawatir.
"Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba mereka muncul di Komisi III untuk mendesak penangkapan," ucap Hercules.
Pengacara Hercules, Sunan Kalijaga, menilai langkah advokat tersebut sebagai tindakan tanpa dasar hukum yang jelas.
Ia menantang pihak-pihak tersebut untuk menunjukkan bukti laporan yang menyebut kliennya sudah berstatus tersangka.
"Bang Hercules aja nggak pernah dipanggil. Kalian kok seperti preman, datang-datang minta tangkap, dasarnya apa?" ujar Sunan.
Hingga kini, polemik antara Hercules dan sejumlah purnawirawan TNI masih terus menjadi sorotan publik.*
(tb/a008)
JAKARTA Sejumlah negara mulai berhasil melintasi Selat Hormuz meski ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum mereda.Jal
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menandatangani nota kesepahaman kerja sama di sektor industri jasa instalasi lepas pantai
EKONOMI
JAKARTA PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kota Binjai menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan untuk perbaikan fasilitas Ma
POLITIK
JAKARTA Sejumlah kode redeem terbaru untuk gim daring Free Fire dirilis pada Sabtu, 4 April 2026. Kode tersebut dapat digunakan pemain u
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan tren penurunan pada Sabtu, 4 April 2026. Penurunan terjadi pada beberapa bahan pokok
EKONOMI
MEDAN Kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Sumatera Utara dinilai belum berjalan opt
NASIONAL
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
TEL AVIV Iran melancarkan serangan rudal ke sejumlah wilayah Israel pada Sabtu dini hari, 4 April 2026. Serangan ini disebut sebagai res
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL