Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
SOLO -Kuasa hukum Presiden Joko Widodo (Jokowi), YB Irpan, mengajukan tiga eksepsi dalam sidang dugaan pemalsuan ijazah di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (19/6).
Inti eksepsi tersebut mempertanyakan kewenangan PN Solo mengadili perkara ini, karena objek dan subjek yang digugat lebih tepat diajukan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Irpan menyatakan bahwa gugatan dari Muhammad Taufiq tak hanya menargetkan Jokowi, tapi juga tersangkut KPU Solo, SMA Negeri 6 Surakarta, dan UGM—semuanya merupakan pejabat tata usaha negara.
KPU dan instansi pendidikan tersebut berstatus pejabat tata usaha negara, sehingga sengketa semestinya bersifat administrasi dan diselesaikan di PTUN .
Penggugat juga belum optimal menunjukkan legal standing karena Taufiq bukan peserta pemilu, sehingga dianggap tak layak menggugat.
Karena itu, Irpan menilai PN Solo tidak berwenang mengadili perkara ini
Sehari sebelumnya, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, mengatakan jika ijazah Jokowi dipaksa dibuka ke publik maka bisa memicu kekacauan sosial. Namun pengamat Rocky Gerung menanggapi sinis pernyataan itu, menyebutnya indikasi kepanikan.
"Kalau ijazah itu dipertontonkan akan ada chaos… Kelihatannya pihak Jokowi makin panik," ujar Rocky dalam tayangan YouTube.
Rocky menekankan publik hanya menginginkan kejujuran, bukan bukti legal formal. Dia menyebut:
"Yang ingin diketahui publik adalah kejujuran Jokowi, bukan ijazahnya tuh".
Sejak tahun 2022, isu keaslian ijazah Jokowi dari SMA Negeri 6 Solo dan S1 Kehutanan UGM diterpa keraguan. Pemerintah dan UGM telah menegaskan ijazah aslinya sah . Namun gugatan hukum tetap bergulir, melibatkan enam laporan polisi hingga penyelidikan dari Polda Metro Jaya
Jika eksepsi diterima, PN Solo akan kehilangan wewenang dan sidang dialihkan ke PTUN.
Jika penundaannya berhasil, proses pemeriksaan bukti akan bergeser fokus ke administrasi negara.
Rocky Gerung menyoroti bahwa penggunaan argumentasi 'chaos' bukan hanya lemah, tapi berisiko memperuncing polarisasi publik.*
(tb/j006)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK