Investasi Rp 173 Triliun RI-Korsel, Targetkan Penciptaan Lapangan Kerja dan Daya Saing Ekonomi
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan sepuluh nota kesepahaman (MoU) den
EKONOMI
JAKARTA -Aktivis dan peneliti, Tifauziah Tyassuma, atau yang akrab disapa Dr. Tifa, menjalani pemeriksaan klarifikasi di Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pemeriksaan tersebut, Dr. Tifa mengaku dicecar sebanyak 68 pertanyaan oleh penyidik.
"Pertanyaannya tadi total 1 jam 20 menit, dengan 68 pertanyaan," ungkap Tifa kepada awak media usai pemeriksaan pada Jumat (11/7/2025).
Fokus Pertanyaan Seputar Polemik Ijazah
Menurut Tifa, seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik berkaitan erat dengan penelitiannya terhadap dokumen ijazah milik Presiden Jokowi yang belakangan kembali menjadi polemik publik. Ia menyebutkan bahwa klarifikasi seharusnya bisa berjalan lebih efektif apabila dokumen fisik ijazah turut dihadirkan.
"Soalnya ijazahnya tidak ada ya. Percuma bertanya jawab kalau barang buktinya tidak ditunjukkan. Kalau ada ijazahnya di meja ini, kita bisa diskusi dengan relevan," jelasnya.
Klarifikasi yang Terbatas
Tifa juga menegaskan bahwa sebagai pihak yang diundang untuk klarifikasi, ia memerlukan kejelasan dari penyidik agar bisa memberikan keterangan yang objektif dan akurat. Namun karena tidak adanya dokumen fisik ijazah yang menjadi pokok perkara, ia menilai jawaban yang diberikan pun menjadi terbatas.
"Kalau tidak ada ijazahnya, bagaimana kita mau menjawab. Semua pertanyaan tadi itu berkisar tentang ijazah tersebut," kata Tifa.
Perkembangan Penyelidikan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, sebelumnya menyampaikan bahwa hingga awal Juli 2025, pihak kepolisian telah memeriksa 49 saksi terkait dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.
"Sudah memeriksa 49 saksi dalam tahap penyelidikan," ujar Ade Ary pada Kamis (3/7/2025). Ia menyebut para saksi tersebut terdiri atas pihak-pihak yang mengetahui, melihat, dan mendengar langsung hal-hal yang berkaitan dengan laporan tersebut.
JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan memperkuat kemitraan strategis melalui penandatanganan sepuluh nota kesepahaman (MoU) den
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pertemuan koordinasi dengan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ammar Zoni, terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, mengungkapkan kondisi memprihatinkan di
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN Diduga 19 unit mobil terbakar di tempat penitipan kendaraan di Jalan Sisingamangaraja, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Kamis (2
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memperkirakan harga material konstruksi akan mengalami kenaikan seiring konflik di Timur
EKONOMI
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 15.51 WIB. G
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis sore (2/4/2026) tercatat melemah. Rupiah
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siap melakukan uji coba Earthquake Early Warni
NASIONAL
BATU BARA Aktivitas usaha ayam potong di Jalan Imam Bonjol, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menu
PERISTIWA
BANDA ACEH Pemerintah Aceh menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tetap berjalan dan tidak dihentikan. Penyesuaian kebija
PEMERINTAHAN