Indonesia Bakal Bangkit Luar Biasa! Prabowo: Syaratnya Cuma Satu, Berani Sikat Habis Koruptor
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
YOGYAKARTA – Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri reuni ke-45 alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu (26/7), di Yogyakarta.
Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Jokowi tampil santai dan penuh nostalgia dalam pertemuan akbar tersebut.
Dalam sambutannya, Jokowi secara terbuka menanggapi polemik seputar keaslian ijazahnya yang sempat menjadi perbincangan publik.
Ia menyampaikan hal tersebut dengan nada bercanda, namun tetap menegaskan keabsahan dokumen akademiknya.
"Jangan senang dulu, lho, karena ijazah saya masih diragukan. Hati-hati, nanti keputusan di pengadilan. Begitu keputusannya asli, bapak-ibu boleh senang-senang. Tapi begitu tidak, yang 88 [orang] juga semuanya palsu," ujar Jokowi, disambut gelak tawa para alumni yang hadir.
Presiden Jokowi menilai tudingan terkait skripsi, Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga dosen pembimbingnya sebagai hal yang tidak berdasar.
Ia bahkan mengingat kembali lokasi KKN-nya sebagai bukti pengalaman pribadinya selama kuliah di UGM.
"Skripsi diragukan, ganti lagi ke KKN. Ijazah diragukan, lari ke skripsi, lari ke KKN. KKN-nya didatangi di sana. Kita juga KKN, kalau disuruh ingat-ingat kan 45 tahun yang lalu. Saya ingat KKN di Desa Ketoyan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Boyolali," kenang Jokowi.
Ia juga membela dosen pembimbingnya, Ir. Kasmudjo, yang sempat dilaporkan ke pihak berwajib atas tuduhan memberikan pernyataan palsu.
Jokowi menegaskan bahwa Ir. Kasmudjo merupakan dosen pembimbingnya yang sah, bahkan ikut terlibat dalam proyek akademik dan profesionalnya.
"Beliau yang mementori bagian produksi di pabrik saya, lha kok disebut bukan dosen pembimbing? Itu dosen pembimbing saya dan sampai kapan pun saya akan menyampaikan, Pak Ir. Kasmudjo itu dosen pembimbing saya," tegasnya.
Lebih lanjut, Jokowi menyebut bahwa berbagai tudingan tersebut merupakan bagian dari dinamika politik yang kerap muncul menjelang momentum-momentum penting.
"Sebetulnya kalau yang namanya ijazah asli itu, kalau Rektor UGM sudah menyampaikan ijazahnya dikeluarkan oleh BKN, Dekan Fakultas Kehutanan juga sudah menyampaikan bahwa ijazahnya asli, harusnya sudah rampung. Wong produsennya sudah menyampaikan seperti itu," tutupnya.*
(bb/a008)
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL