Prabowo: Generasi Muda Indonesia Jangan Lupakan Peran Amerika Serikat
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan peran Amerika Serikat dalam berbagai fase krisi
NASIONAL
DENPASAR — Megawati Soekarnoputri resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk periode 2025–2030.
Pengukuhan tersebut berlangsung dalam Kongres VI PDIP yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (1/8/2025), dan merupakan hasil mufakat dari seluruh peserta kongres.
Kongres yang mengusung tema "Satyam Eva Jayate, Berderap Dalam Satu Rampak Barisan" ini menegaskan soliditas internal partai serta kepercayaan penuh kepada kepemimpinan Megawati yang telah memimpin sejak 1999.
Dengan pengukuhan ini, Megawati genap memimpin PDIP selama 26 tahun tanpa jeda.
Informasi tersebut juga disampaikan melalui akun Instagram resmi PDI Perjuangan, Sabtu (2/8/2025), yang menyatakan bahwa hasil kongres menjadi bukti kesatuan dan kekuatan partai di bawah arahan Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan bahwa Kongres VI tidak akan menggelar pemilihan umum untuk posisi ketua umum.
Mengacu pada keputusan Rakernas 2024, agenda utama kongres adalah pengukuhan Megawati sebagai ketua umum, bukan pemilihan ulang.
"Kapan pun Ibu Ketum memutuskan Kongres, maka mengacu pada hasil Rakernas 2024, Kongres hanya mengukuhkan Ibu Megawati sebagai Ketum, bukan pemilihan," ujar Said Abdullah di Kompleks Parlemen, Kamis (24/7/2025).
Dengan pengukuhan ini, Megawati kembali memegang hak prerogatif untuk menentukan struktur inti partai, termasuk sekretaris jenderal, bendahara umum, para ketua DPP, dan pejabat strategis lainnya.
Meski sempat memberi sinyal untuk mengakhiri kepemimpinannya, dinamika politik pasca Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 tampaknya mendorong Megawati untuk kembali menerima amanah partai.
Dorongan dari para tokoh senior dan pengurus internal partai turut memperkuat langkah tersebut.
Dalam beberapa pernyataan sebelumnya, Megawati juga menyampaikan kekhawatiran terkait upaya dari pihak-pihak tertentu yang diduga ingin mengambil alih kepemimpinan partai.
"Setelah kemarin gagal, katanya di kongres nanti mau diawut-awut. Coba [saja] kalau kamu mau awut-awut partai saya," ungkap Megawati dalam salah satu pertemuan internal akhir tahun lalu.
Keputusan ini dipandang sebagai langkah untuk menjaga stabilitas partai di tengah dinamika politik nasional yang kian kompleks.*
(bb/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan peran Amerika Serikat dalam berbagai fase krisi
NASIONAL
DENPASAR Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, I Wayan Redana, menghadiri Pengukuhan Kepal
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar Rapat Pengharmonisasian Rancangan Peraturan Gubernur tentang perubahan Peratura
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Istilah mokel kerap muncul dalam percakapan seharihari dan media sosial saat bulan Ramadan, terutama untuk menggambarkan perilaku
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan peredaran narkoba, Muhammad Ammar Akbar alias Ammar Zoni, menyerahkan bukti dugaan pemerasan senilai Rp 30
ENTERTAINMENT
SERANG Seorang warga Kota Serang, Banten, bernama Alifah Maryam (29) kini menjadi tersangka kasus penghinaan setelah melaporkan dugaan p
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penguasaan barang bukti pabri
HUKUM DAN KRIMINAL
PALUTA Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Basri Harahap, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 12 Pelaksana Tugas (Plt) di
PEMERINTAHAN
BINJAI Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP, mengikuti agenda Entry Meeting Serentak dalam rangka Pemeriksaan Interim Laporan Keua
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Masyarakat Kota Padangsidimpuan semakin resah akibat belum ditetapkannya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di Pemerint
PEMERINTAHAN