BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Megawati Minta Presiden Prabowo Tindak Tegas Buzzer: Memecah Belah Bangsa

Raman Krisna - Selasa, 12 Agustus 2025 11:04 WIB
Megawati Minta Presiden Prabowo Tindak Tegas Buzzer: Memecah Belah Bangsa
Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri. (foto: tangkapan layar ig prabowo4nation)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik buzzer yang dinilai berpotensi memecah belah bangsa.

Hal itu disampaikan Megawati dalam acara Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku yang digelar di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), pada Senin (11/8/2025).

Dalam sambutannya, Presiden ke-5 RI itu menegaskan pentingnya ruang dialog yang sehat dan terbuka dalam kehidupan berdemokrasi.

Ia menolak keras praktik menyebar opini melalui jalur tidak bertanggung jawab, terutama oleh akun-akun buzzer yang kerap kali menebarkan provokasi dan informasi yang belum tentu benar.

"Saya sudah menitipkan pesan kepada Presiden Prabowo, agar segera menghentikan keberadaan buzzer-buzzer yang hanya membuat perpecahan di antara kita. Belum tentu apa yang disampaikan mereka itu sesuai kenyataan," ujar Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengajak masyarakat untuk lebih terbuka dalam menyampaikan kritik dan pendapat secara langsung, bukan melalui saluran-saluran yang justru memperkeruh suasana.

"Kalau tidak sependapat, sampaikan secara terbuka. Saya menghargai itu. Tapi jangan ngedumel di belakang. Mari kita bangun budaya berdiskusi yang sehat dan penuh etika," tegasnya.

Megawati juga menyampaikan keprihatinannya atas maraknya praktik buzzer yang dinilai bekerja semata-mata demi kepentingan tertentu, bukan untuk kemajuan bangsa.

"Saya ingin tahu siapa mereka. Kalau hanya demi uang, lalu apa yang terjadi pada bangsa ini ke depan? Ini bukan sekadar soal opini, ini soal arah dan masa depan kehidupan berbangsa kita," tambahnya.

Ia pun menegaskan bahwa kritik ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kehidupan demokrasi yang lebih sehat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

"Saya tidak takut menyampaikan ini karena ini adalah bentuk dari kebenaran, kebenaran yang hakiki," pungkas Megawati.

Pernyataan Megawati tersebut mendapatkan perhatian luas dari publik, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap polarisasi sosial yang dipicu oleh informasi tidak sehat di ruang digital.*

(sn/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru