Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Uang Rp 610 Juta Diduga untuk Pemberian THR
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap tangan (OTT) Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengambil langkah tegas menyusul keputusan menonaktifkan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Satria Utama (Uya Kuya) dari keanggotaan DPR RI.
Tidak hanya mencabut status keanggotaan aktif, PAN juga mengajukan penghentian seluruh hak yang melekat pada jabatan keduanya, termasuk gaji, tunjangan, dan fasilitas negara lainnya.
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan permintaan resmi kepada Sekretariat Jenderal DPR dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk segera memproses penghentian hak keuangan tersebut.
"Fraksi PAN sudah meminta agar hak berupa gaji, tunjangan, dan fasilitas lain yang melekat pada jabatan anggota DPR dengan status nonaktif dihentikan selama status tersebut berlaku," tegas Putri, Rabu (3/9/2025).
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen PAN dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam kerja-kerja legislatif.
"Langkah ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab Fraksi PAN terhadap penggunaan anggaran negara. Kami ingin memastikan semuanya berjalan dengan adil dan sesuai mekanisme," lanjutnya.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN secara resmi menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari keanggotaan Fraksi PAN di DPR, terhitung sejak 1 September 2025.
Keputusan ini diambil menyusul dugaan keterlibatan keduanya dalam aksi penjarahan dan situasi yang menimbulkan keresahan publik.
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyatakan bahwa partai perlu menjaga kehormatan, disiplin, dan integritas di tengah sorotan masyarakat terhadap para wakil rakyat.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus menyelidiki keterkaitan rumah pribadi Eko Patrio dan Uya Kuya dalam kerusuhan yang terjadi akhir Agustus lalu. Sejumlah pelaku penjarahan telah diamankan, dan penyidikan terus berlanjut.*
(bs/j006)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap tangan (OTT) Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, memberikan penjelasan terkait kasus dua Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Keca
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN PT Hutama Karya mengumumkan bahwa akan ada pemotongan tarif tol pada beberapa ruas tol Sumatera, termasuk Tol Kisaran. Penurunan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, pada hari Sabtu (14/3) meresmikan pembangunan 104 un
PEMERINTAHAN
LANGKAT Seorang tahanan kasus narkotika yang terlibat dalam peredaran 2.971 butir ekstasi, Mahlul Ridha, tewas dalam sebuah kecelakaan u
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII, Mafirion, mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam rangka membangun silaturahmi dan kolaborasi di bulan suci Ramadan, Anggota DPR RI Komisi XIII, Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli
POLITIK
MEDAN Seorang pria bernama Eriza Wilmana (43), warga Kabupaten Deli Serdang, mengungkapkan keluhannya terhadap kinerja penyidik Ditreskr
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Simalungun kembali mel
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melakukan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah Pemerintah Kabupaten Batu Bara ber
PEMERINTAHAN