PSI Balas Sindiran PDIP soal Jokowi Injak Kepala Kerbau: Jangan Hina Adat Lampung!
JAKARTA Polemik prosesi adat yang dijalani Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima gelar adat di Lampung terus bergulir. Set
POLITIK
JAKARTA -Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa Adies Kadir tidak lagi menerima gaji maupun tunjangan dari negara setelah dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI.
Penonaktifan ini merupakan buntut dari pernyataannya yang kontroversial soal tunjangan dewan yang memicu polemik publik.
Menurut Sarmuji, status nonaktif dalam keanggotaan DPR memiliki konsekuensi logis yang tegas, termasuk soal hak keuangan. Ia menilai tidak adil jika seorang anggota DPR yang tidak lagi menjalankan fungsi legislatif tetap menerima fasilitas dari negara.
"Anggota DPR yang dinyatakan nonaktif semestinya tidak menerima gaji dan termasuk segala bentuk tunjangan. Itulah bedanya antara anggota DPR yang aktif dan yang nonaktif," tegas Sarmuji dalam keterangannya, Rabu (3/9).
Sarmuji juga menyarankan agar Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) membuat keputusan yang menjadi dasar hukum atau pegangan Sekretariat Jenderal DPR dalam hal administrasi dan keuangan bagi anggota yang dinonaktifkan.
"Jika belum ada rujukan terkait ini, MKD dapat membuat keputusan sebagai pedoman. Status nonaktif artinya telah melepas fungsi representasi rakyat di parlemen. Kalau tidak bekerja, ya tidak dapat hak," lanjutnya.
Adies Kadir merupakan salah satu dari lima anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan partainya akibat pernyataan atau tindakan kontroversial. Kelima anggota tersebut adalah:
Adies Kadir – Partai Golkar (dinonaktifkan 1 September 2025)
Ahmad Sahroni – Partai Nasdem
Nafa Urbach – Partai Nasdem
Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) – PAN
Surya Utama (Uya Kuya) – PAN
Golkar menonaktifkan Adies Kadir karena komentarnya soal kenaikan tunjangan anggota DPR yang dianggap tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Di sisi lain, Nasdem dan PAN juga mengambil langkah tegas kepada kader yang dinilai menyimpang dari garis kebijakan partai.
Penonaktifan dan pemangkasan hak ini, menurut Fraksi Golkar, harus menjadi preseden penting dalam menjaga integritas lembaga legislatif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPR.
"Kalau sudah nonaktif, artinya tidak menjalankan tugas kedewanan. Maka tidak logis bila hak dan fasilitas masih diterima. Ini bagian dari mekanisme adil dan transparan yang harus ditegakkan," pungkas Sarmuji.*
(oz/j006)
JAKARTA Polemik prosesi adat yang dijalani Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima gelar adat di Lampung terus bergulir. Set
POLITIK
KEFAMENANU Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD TTU yang diduga mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 10 wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim kem
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengaku tidak mampu menahan air mata saat melintasi kawasan Hutan Sipiongot, Kabupa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Magang Nasional 2026 bagi lulusan baru (fresh graduate). Pendafta
NASIONAL
JAKARTA Bos Blueray Cargo, John Field, mengaku menyesali keterlibatannya dalam perkara dugaan suap kepada pejabat Bea Cukai Kementerian
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, Ricky Anthoni, menempuh jalur hukum setelah merasa nama baiknya dicemarkan mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA EA Sports kembali membagikan kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim para pemain pada Senin, 29 Juni 2026. Melalui kode
ENTERTAINMENT
JAKARTA Wartawan Info Investigasi, Rundy Hadiyanto, keluar sebagai juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026 setelah
OLAHRAGA
MEDAN Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat pesisir Kota Medan untuk menin
PERISTIWA