Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (
PPP)
Arwani Thomafi menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tidak melakukan cawe-cawe atau intervensi jelang pemilihan Ketua Umum baru dalam Muktamar X
PPP. Ia memastikan prosesi permusyawaratan berjalan baik dan demokratis.
"Cawe-cawe secara kelembagaan ya nggak mungkin ya, nggak. Saya sebagai sekjen berikhtiar menjaga betul agar prosesi permusyawaratan ini berjalan dengan baik," ujar Arwani di sela Muktamar X
PPP di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025).Lebih lanjut, Arwani menegaskan bahwa setiap kader, termasuk jajaran DPP, bebas memberikan dukungan maupun menjadi tim sukses calon ketua umum. "Kalau teman-teman DPP tentu bebas, mau jadi tim sukses bebas. Nyatanya juga banyak yang jadi tim sukses kan, saya aja mungkin yang nggak dipilih jadi tim sukses ini," tambahnya.
Baca Juga:
Menurut Arwani, kebebasan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap hak politik kader sekaligus cerminan tradisi kaderisasi yang dijunjung
PPP. "Saya kira itu hak politik dari teman-teman DPP, teman-teman DPW, pimpinan majlis juga ada yang jadi tim sukses," tegasnya.Sejumlah elit
PPP turut hadir dalam agenda Muktamar X ini, antara lain Ketua Majelis Pertimbangan DPP
PPP Romahurmuziy (Rommy), Ketua Mahkamah Partai
PPP Ade Irfan Pulungan, hingga tokoh muda
PPP Gus Yasin dan Gus Idror.*
(J006)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.