Pemprov Sumut Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Warga Tak Lagi Wajib Bawa KTP Pemilik Lama
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerapkan kebijakan baru dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun
EKONOMI
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan kekhawatirannya atas kemungkinan kediamannya menjadi sasaran penjarahan seperti yang dialami sejumlah politikus lainnya, termasuk Ahmad Sahroni, dalam aksi demonstrasi akhir Agustus lalu.
Hal ini disampaikan melalui tim kuasa hukumnya dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang digelar Rabu (1/10/2025).
Dalam sidang perkara nomor 136/PUU-XXIII/2025 tersebut, kuasa hukum Hasto, Annisa Ismail, menjelaskan bahwa kliennya menerima sejumlah ancaman dan intimidasi di media sosial usai menyampaikan pendapat dalam persidangan sebelumnya yang menyatakan bahwa korupsi bukanlah kejahatan kemanusiaan.Baca Juga:
"Komentar-komentar tersebut berupa ancaman kepada kami dan juga klien kami, Pak Hasto," ujar Annisa di ruang sidang pleno MK, Jakarta.
"Ada yang mencoba mencari alamat rumah kami, bahkan ada yang menyerukan agar rumah beliau digeruduk, dijarah, atau 'di-Sahroni-kan' menurut mereka."
Ancaman tersebut muncul menyusul pernyataan Hasto pada sidang MK 26 Agustus 2025 yang menguji Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).
Pernyataan itu menyebut bahwa korupsi bukan kejahatan kemanusiaan, melainkan fenomena global yang harus dipahami secara cermat.
Annisa menambahkan, pihaknya telah menyampaikan surat klarifikasi kepada MK pada 1 September lalu yang menegaskan bahwa pernyataan Hasto merupakan pendapat pribadi dan hasil riset akademik, serta bukan untuk memicu kesalahpahaman di masyarakat.
"Korupsi memang mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia, tapi tidak serta-merta bisa dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan," kata Annisa.
Kekhawatiran tim kuasa hukum Hasto juga terkait insiden penjarahan kediaman Ahmad Sahroni di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada kerusuhan 30–31 Agustus 2025.
Sahroni menjadi sorotan publik usai ucapannya yang kontroversial mengenai isu kenaikan tunjangan DPR RI, yang memicu kemarahan massa.
Isu ini menjadi perhatian serius di tengah persidangan di MK, yang meminta agar perdebatan dilakukan secara objektif dan bebas dari tekanan maupun ancaman terhadap pihak-pihak yang terlibat.*
(tb/a008)
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerapkan kebijakan baru dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun
EKONOMI
JAKARTA Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menerima audiensi perwakilan massa buruh dalam rangka aksi Hari Buruh Internasional atau
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan perjalanan politiknya yang telah lima kali mengikuti kontestasi pemilihan presiden (pi
POLITIK
MEDAN Sidang gugatan wanprestasi terkait proyek pembangunan Biara FSE di Medan kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kritik keras terhadap fenomena korupsi di kalangan pejabat berpendidikan tinggi dan ber
POLITIK
JAKARTA Wacana pembentukan tim asesor untuk menentukan status aktivis hak asasi manusia (HAM) menuai penolakan dari anggota DPR RI. Angg
POLITIK
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan baru terkait skema pembagian pendapatan antara pengemudi ojek online (ojol) d
EKONOMI
MEDAN Ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan sejumlah serikat pekerja di Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar aksi unjuk ra
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat Indonesia, khususnya untuk
POLITIK
MEDAN Direktur Utama PT Toba Surimi Industries Tbk, Gindra Tardy, diperiksa sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan pemalsuan cek dan pe
HUKUM DAN KRIMINAL