Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara Wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung, Sabtu (18/10/2025). (foto: Mukhlis Jr./Biro Pers Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Prabowo menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam upaya memberantas korupsi.
Menurutnya, rasa kasihan tidak bisa menjadi alasan untuk membiarkan kejahatan merugikan negara.
"Demi negara, bangsa, dan rakyat, tidak boleh ada rasa kasihan. Yang harus kita kasihi itu rakyat Indonesia," pungkas Prabowo.
Pernyataan ini memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun birokrasi bersih dan akuntabel, sejalan dengan semangat reformasi tata kelola pemerintahan dan pengelolaan anggaran yang efisien.*