MEDAN - Kader senior PDIP Sumatera Utara Budiman Nadapdap berharap arahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto agar seluruh kader membangun basis rakyat dan partai menjadi akar rumput dipedomani oleh seluruh pengurus dan kader di semua tingkatan di Sumatera Utara.
Militansi dan loyalitas adalah modal utama bagi kader untuk bisa membangun politik dari bawah seperti yang dilakukan Bung Karno dan Ibu Mega.
"Saya sangat setuju dengan arahan Pak Hasto saat membuka Konferda Riau yang meminta ajang konferda sebagai momentum bagaimana partai menjadi akar rumput. Partai harus bersana-sama dengan rakyat. Artinya kita semua ini harus turun ke tengah-tengah rakyat," kata Budiman Nadapdap kepada wartawan, Selasa (25/11).
Ia berharap arahan Sekjen tersebut harus dijadikan acuan oleh pimpinan sidang dalam penentuan ketua-ketua DPC kabupaten/kota di ajang konfer cab 2025.
Kader-kader terbaik yang telah terbukti loyalitas dan militansinya serta sosok yang membangun politik dari bawah harus diprioritaskan, bukan malah disingkirkan.
Ia mencontohkan sosok Samrin Girsang sebagai Ketua DPC Simalungun yang selama ini sudah membuktikan kinerjanya serta loyalitas dan militansinya.
Wajar diprioritaskan memimpin kembali atas tujuan kejayaan partai bukannya kepentingan pribadi.
Samrin Girsang juga sosok putra daerah yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta adat budaya.
Ia punya latar belakang aktivis kepemudaan dan pernah memimpin DPC Himapsi (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun).
"Kalau ada yang berfikiran untuk menggantikan Samrin Girsang atas dasar sentimen pribadi, tentu itu tidak sesuai dengan harapan sekjen dan tujuan partai," tegasnya.
Budiman juga melihat sosok Robi Barus sangat layak memimpin DPC Medan.
Ia sudah membuktikan diri dari rekam jejaknya ikut berpartai dari bawah, mulai pengurus ranting, kecamatan hingga saat ini Sekretaris DPC.