Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) membantah keras tudingan praktik "mahar politik" dalam proses pemberian rekomendasi calon kepala daerah.
Penegasan tersebut disampaikan politisi PDIP Guntur Romli di tengah wacana mahalnya biaya politik dalam kontestasi Pilkada.
Guntur menegaskan, PDIP tidak mengenal praktik mahar politik. Menurutnya, jika ada persoalan dalam Pilkada, yang perlu diperbaiki adalah sistem dan aturannya, bukan mekanisme pemilihan melalui DPRD.Baca Juga:
"PDI Perjuangan tetap ingin Pilkada langsung & menolak wacana Pilkada melalui DPRD," ujar Guntur melalui akun X-nya, @GunRomli, Rabu (24/12/2025).
Sebagai bukti, ia mencontohkan pencalonan Muzakir Manaf atau Mualem dalam Pemilihan Gubernur Aceh.
"Mualem dapat rekomendasi dari PDI Perjuangan tanpa bayar sedikit pun. Bisa dicek ke Mualem," tegas Guntur.
Keputusan politik partai, kata dia, didasarkan pada pertimbangan ideologis, rekam jejak, dan kapasitas calon, bukan transaksi uang.
Selain PDIP, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menekankan keterbukaan politik bagi anak muda.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menjelaskan bahwa partainya membuka pendaftaran tanpa pungutan biaya.
"Insyaallah difasilitasi oleh PSI tanpa ada pungutan biaya. Kami ingin anak-anak muda berani masuk politik tanpa takut latar belakang," ujarnya.
PSI memposisikan diri sebagai wadah bagi kaum pergerakan, mengakomodasi aktivis dari berbagai organisasi, dan memfasilitasi mereka yang ingin terjun ke politik praktis tanpa hambatan finansial.
Pernyataan PDIP dan PSI ini muncul di tengah diskursus publik terkait mahalnya biaya politik dan tudingan mahar pencalonan, sekaligus menjadi respons terhadap stigma lama yang menyamaratakan seluruh partai politik dengan praktik jual beli dukungan dalam Pilkada.*
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK