BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

PDIP Menolak Keras Pilkada Lewat DPRD: Hak Rakyat Jangan Diambil!

Adelia Syafitri - Rabu, 31 Desember 2025 19:27 WIB
PDIP Menolak Keras Pilkada Lewat DPRD: Hak Rakyat Jangan Diambil!
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak usulan sejumlah partai politik yang ingin mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa hak rakyat untuk memilih kepala daerah secara langsung tidak boleh diambil kembali.

"Dalam sistem demokrasi, berlaku hukum yang tidak tertulis: apa yang sudah diberikan kepada rakyat, pantang untuk diambil kembali. Perubahan sistem pemilihan kita terlalu cepat, dari DPRD menjadi pemilihan langsung oleh rakyat," ujar Andreas, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga:

Menurut Andreas, perubahan ini juga menyasar pemilihan presiden, yang semula dilakukan melalui MPR kini menjadi pemilihan langsung oleh rakyat. Ia menilai pengambilan hak demokrasi rakyat akan memicu kemarahan publik.

"Rakyat akan marah karena hak yang sudah diberikan diambil kembali oleh elite yang ingin melanggengkan kekuasaannya," tambahnya.

Andreas mengusulkan agar sistem pemilihan langsung diperbaiki dan dibenahi agar lebih berkualitas secara demokratis, ketimbang mengubah mekanisme menjadi pemilihan DPRD.

Sebelumnya, Partai Golkar dalam Rapimnas 1 Tahun 2025 mengusulkan agar pilkada dilaksanakan oleh DPRD sebagai bagian dari transformasi kerja sama politik menuju koalisi permanen yang ideologis dan strategis.

Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, menyebut mekanisme ini akan tetap menitikberatkan pada partisipasi publik, meskipun kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Usulan serupa juga didukung oleh beberapa partai lain, termasuk NasDem dan Gerindra, yang menekankan perlunya sistem politik yang lebih terstruktur melalui lembaga legislatif.

Namun PDIP menekankan bahwa mengambil kembali hak rakyat untuk memilih secara langsung akan menimbulkan kekecewaan dan kemarahan publik.*

(ds/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Inflasi Sumut Turun Signifikan, Pemerintah Andalkan Strategi 4K
Bahlil dan Generasi Baru Partai Golkar
Balai Kota dan DPRD Medan Diminta Jadi Teladan Perda Kawasan Tanpa Rokok
Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Saya Ikut Kata Gerindra
Politik Uang di Pilkada Bisa Dikendalikan Lewat Metode Baru Ini
Pemprov Bali Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Anak Yatim Diasuh Kakek-Nenek
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru