Harga Plastik Meledak, Negara Jangan Sekadar Jadi Penonton
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto sempat mengecek kehadiran para ketua umum partai politik pendukung pemerintah saat retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
Pemeriksaan presensi itu disebut sebagai upaya menunjukkan soliditas Koalisi Merah Putih.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden ingin menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo didukung koalisi yang solid, terdiri dari partai-partai parlemen maupun nonparlemen.Baca Juga:
"Presiden ingin menunjukkan bahwa Koalisi Merah Putih adalah koalisi yang solid. Dibutuhkan persatuan dan kerja sama untuk menjalankan seluruh program pemerintah," kata Prasetyo usai retret.
Menurut Prasetyo, soliditas koalisi tercermin dari kinerja kabinet selama satu tahun terakhir. Ia menyebut para menteri bekerja tanpa menonjolkan identitas partai masing-masing.
"Presiden menilai seluruh menteri bekerja keras dan memaknai amanah ini sebagai mandat dari rakyat, bukan dari partai," ujar dia.
Prasetyo mencontohkan keberhasilan pemerintah di sektor pangan yang melibatkan lintas kementerian.
Selain Kementerian Pertanian, kementerian lain turut berperan, termasuk Kementerian BUMN terkait penyediaan pupuk serta Kementerian Pekerjaan Umum dalam pembangunan dan perbaikan irigasi.
"Itulah kerja sama yang sejak awal diharapkan Presiden, bahkan sejak retret kabinet pertama di Magelang," kata Prasetyo.
Momen absensi ketua umum partai terjadi di penghujung pengarahan Presiden. Prabowo sempat meminta persetujuan peserta retret dengan gaya rapat di DPR sebelum menegaskan kekuatan koalisi pemerintahannya.
"Di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya?" ujar Prabowo yang dijawab serentak oleh peserta.
Prabowo juga sempat berkelakar saat menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. "PKB ini harus diawasi terus," kata Prabowo sambil tertawa.*
(d/ad)
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Belanja Nasional pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp184,02 triliun. Angka tersebut melam
EKONOMI
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakat
NASIONAL
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini tergolong kuat. Hal tersebut lantaran may
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkap adanya praktik gelap dalam aktivitas eksporimpor yang dinilai merugikan pereko
EKONOMI
JAKARTA Bareskrim Polri meminta para korban penipuan investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) untuk segera mengajukan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan terpantau masih tinggi pada Minggu pagi. Daging ayam ras dijual Rp41.500 per kilogram, sementara c
EKONOMI