Kerja Sama Energi RI-Korsel: Dorong Hilirisasi Nikel dan Pengembangan Energi Terbarukan
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) tidak berkaitan dengan normalisasi hubungan politik dengan Israel.
Pemerintah memastikan posisi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina tetap konsisten.
Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, merespons bergabungnya Israel dalam Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump.Baca Juga:
"Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace tidak dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak manapun, atau sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara manapun," kata Nabyl dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurut Nabyl, partisipasi Indonesia dalam forum tersebut semata-mata didasarkan pada mandat kemanusiaan.
Mandat itu mencakup stabilisasi, perlindungan warga sipil, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta dukungan terhadap rekonstruksi Gaza.
Ia menjelaskan langkah Indonesia merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 2803 Tahun 2025.
Resolusi tersebut menjadi landasan keterlibatan komunitas internasional dalam upaya penanganan dampak konflik di Gaza.
Kemlu juga menegaskan bahwa bergabungnya negara mana pun dalam Board of Peace tidak akan mengubah prinsip dasar politik luar negeri Indonesia terhadap Palestina.
Sejak awal konflik meningkat, Indonesia secara konsisten menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga sipil, mengecam pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter internasional, serta mendesak akses bantuan kemanusiaan dibuka tanpa hambatan.
Selain itu, Indonesia tetap mendorong implementasi solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian permanen konflik Palestina–Israel.
Dalam konteks diplomasi perdamaian, Indonesia memandang keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju penyelesaian damai.
Pemerintah menyatakan akan memanfaatkan posisinya di Board of Peace untuk mendorong keterlibatan Otoritas Palestina dan memastikan proses berjalan sesuai kepentingan rakyat Palestina.
"Indonesia akan terus memastikan bahwa setiap langkah dalam forum ini tetap berpijak pada perjuangan hak-hak rakyat Palestina dan terwujudnya solusi dua negara," ujar Nabyl.*
(oz/dh)
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kasus penyerangan terhadap aktivis lingkungan kembali terjadi. Kali ini, Muhammad Rosidi, seorang aktivis asal Bangka Selatan, P
POLITIK
JAKARTA Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menggelar pertemuan dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujer
POLITIK
JAKARTA Kementerian Keuangan telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 yang belum diaudit (unaudited) kepada Badan
EKONOMI